
Batam Lelang Jabatan Kepala Dinas Tata Kota

Lelang jabatan terbuka. Bisa diikuti siapa saja, yang dari Papua bisa ikut
Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, melelang jabatan Kepala Dinas Tata Kota secara terbuka bagi pegawai negeri sipil seluruh Indonesia.
"Lelang jabatan terbuka. Bisa diikuti siapa saja, yang dari Papua bisa ikut," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan di Batam, Jumat.
Wali Kota mengatakan lelang jabatan itu untuk pertama kali diadakan. Rencananya, seluruh jabatan di lingkungan Pemkot Batam akan dilakukan melalui proses lelang.
Ia membantah lelang jabatan Kepala Dinas Tata Kota itu terkait dengan kasus hukum yang membelit dinas itu, melainkan hanya demi penyegaran.
Gintoyono Batong saat ini masih menjabat sebagai Dinas Tata Kota, dan masih belum akan pensiun dalam 10 tahun ke depan. Nama Gintoyono sempat disebut-sebut terkait dalam korupsi lampu hias MTQ Nasional, meski sampai saat ini, Gintoyono tidak jadi tersangka.
"Tidak ada kaitannya dengan itu," kata Wali Kota.
Mengenai seleksi untuk eselon II, ia mengatakan akan dilakukan oleh akademisi perguruan tinggi yang ada di Batam.
Beberapa syarat untuk mengisi jabatan eselon II antara lain memiliki pangkat serendahnya pembina atau golongan IV-A selama setahun per Oktober 2014, pernah atau sedang menduduki jabatan eselon II atau eselon III-A dan sebelumnya pernah menduduki jabatan eselon III yang berbeda.
Kemudian, pendidikan minimal strata satu, memiliki sertifikat Diklatpim tingkat II atau III atau yang dipersamakan dan memiliki kompetensi managerial pada jabatan pimpinan tinggi pratama.
Seleksi dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu administrasi, rekam jejak kandidat dan "assessment test", serta penulisan makalah dan wawancara.
Dengan rangkaian seleksi itu, diharapkan mendapatkan hasil kandidat Kepala Dinas Tata Kota yang baru pada akhir Juni 2015. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
