
KM Sabuk Nusantara 39 Selamatkan Penderita Asma

Seharusnya ada tim medis yang melakukan pengecekan kesehatan penumpang, untuk mengantisipasi kondisi seperti saat ini
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kapal Motor Sabuk Nusantara 39 terpaksa kembali ke Pelabuhan Kijang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau setelah berlayar selama tiga jam untuk menyelamatkan Talia (20) seorang wanita yang menderita penyakit asma akut.
Salah seorang penumpang, Eko mengatakan kapal yang bertolak dari Kijang, Kamis pukul 11.00 WIB dengan tujuan Pulau Tambelan, Bintan terpaksa kembali ke Pelabuhan Kijang karena Talia dalam kondisi pingsan.
Namun di tengah perjalanan menuju Pelabuhan Kijang tiba-tiba kapal tersebut berhenti, kemudian petugas KPLP dengan menggunakan kapal cepat menjemput wanita tersebut untuk dibawa ke rumah sakit.
"Seharusnya ada tim medis yang melakukan pengecekan kesehatan penumpang, untuk mengantisipasi kondisi seperti saat ini," ucap Eko.
Eko dan sejumlah penumpang lain merasa kecewa. Sebab kebijakan KM Sabuk Nusantara 39 ini merugikan penumpang, yang seharusnya tiba di Tambelan besok pagi.
"Kondisi ini merugikan kami karena selain menghambat perjalanan, jarak tempuh bertambah lama disebabkan kapal memutar haluan ke Kijang. Jelas kami kecewa, seharusnya kapal kami bisa lebih cepat sampai ke Tambelan," ujarnya.
Sebelum bergerak dari Pelabuhan Kijang, awalnya petugas dari Sabuk Nusantara 39 sempat menolak keberangkatan seorang ibu mengandung dengan usia kehamilan tujuh bulan.
Menurut penumpang yang lainnya, Mohamad, KM Sabuk Nusantara 39 memang seharusnya kembali ke Kijang demi menyelamatkan penumpang.
"Karena ini menyangkut keselamatan penumpang, soalnya apabila dilanjutkan dikhawatirkan nyawa pasien terancam dalam perjalanan," ujar Mohamad.
Pihak KM Sabuk Nusantara 39 hingga berita ini disiarkan enggan dikonfirmasi. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
