
Sumber Air Bersih Tanjungpinang Mulai Normal

Sebelum terjadi hujan, kami perkirakan persediaan air bersih di Waduk Gesek dan Sei Pulai bertahan sampai Idul Fitri. Kalau sekarang sudah aman hingga setelah Lebaran
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Sei Pulai dan Waduk Gesek yang merupakan sumber air bersih di Tanjungpinang, ibu kota Kepulauan Riau, mulai berangsur normal setelah hujan dalam dua hari ini.
"(Paras) air di Sei Pulai sebelumnya hanya 1,15 meter, karena setiap hari turun 2 cm, tetapi sejak dua hari lalu naik 4 cm," kata Direktur PDAM Tirta Kepri Abdul Khaliq di Tanjungpinang, Jumat.
Dia menambahkan meski tidak hujan selama tiga bulan terakhir, pendistribusian air ke rumah pelanggan tetap berjalan normal. Setiap hari air mengalir ke rumah pelanggan.
"Sebelum terjadi hujan, kami perkirakan persediaan air bersih di Waduk Gesek dan Sei Pulai bertahan sampai Idul Fitri. Kalau sekarang sudah aman hingga setelah Lebaran," ujarnya.
Distribusi air, kata dia tidak terganggu karena persediaan air selama Ramadhan. Distribusi air terkadang berhenti karena pembersihan Waduk Gesek yang saat ini dilakukan pelebaran sehingga keruh.
Selain itu, pemadaman listrik menyebabkan distribusi air dari Sei Pulai ke rumah pelanggan terhambat.
"Dalam beberapa hari ini mulai terjadi pemadaman listrik meski hanya sebentar, tetapi itu menghambat proses pendistribusian air bersih ke rumah pelanggaran," ujarnya.
Dia menjelaskan PDAM Tirta Kepri dalam setiap detik mendistribusikan air dari Waduk Gesek ke rumah pelanggan 100 liter per detik, sedangkan dari Sei Pulai 200 liter per detik.
"Jumlah pelanggan di Tanjungpinang 15.700 rumah. Bintan di kawasan Uban 2.300 pelanggan, sedangkan Kijang 700 pelanggan. Sumber air bersih di Uban berada di Sungai Jagoh, sedangkan Kijang di Kolong Enam," katanya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Niko Panama
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
