
Ormas Pemuda Tempatan Dukung Soerya-Ansar

Batam (Antara Kepri) - Ormas Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) dan Saparudin Centre di Batam, Minggu, menyatakan dukungannya kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur Kepri, Soerya Respationo dan Ansar Ahmad .
"Tak hanya mendukung, kami juga akan berusaha memenangkan Bapak Soerya dan Bapak Ansar, serta Ibu Ririn sebagai Wali Kota Batam," kata Ketua Perpat Edy Julianto.
Menurut dia, meskipun bukan anak yang lahir di Batam, namun Soerya Respationo sudah seperti anak tempatan, karena mampu menjaga kondisi dan keamanan Batam.
"Jadi, siapa yang datang ke Batam dan turut menjaga keamanan Batam, dia termasuk orang tempatan," kata pria yang akrab disapa Ebot itu saat buka puasa bersama Perpat dan Saparuddin Center.
Menurut dia, Soerya memiliki komitmen menjadikan Batam sebagai rumah bagi segala suku, agama dan golongan. Dan itu sudah dibuktikannya di berbagai kesempatan.
Selain kepada pasangan calon gubernur-wakil gubernur Soerya Ansar, kedua ormas itu juga menyatakan dukungan kepada anggota DPRD Kepri Ririn Warsiti menjadi Wali Kota Batam 2015-2020.
Sama dengan Soerya Respationo, Ririn dianggap mampu menjadikan Batam sebagai rumah nyaman bagi berbagai suku yang tinggal di dalamnya.
Sementara itu, Soerya Respationo dalam menyambut dukungan Perpat dan Saparuddin Centre.
Ia juga mengapresiasi kedua ormas itu dalam menjaga keamanan dan membangun kota bersama pemerintah.
Menurut dia, tanpa didukung masyarakat dan ormas, maka pembangunan tidak akan maksimal.
"Kekompakan seperti ini patut kami rawat bersama. Karena dengan kekompakan ini, pembangunan di Kota Batam dan Provinsi Kepri tidak akan berjalan," kata Soerya
Tak hanya itu, ia juga memuji kepemimpinan Ketua Pembina Perpat Saparudin Muda.
"Saya memberi apresiasi kepada saudara saya Saparuddin Muda yang bisa mengumpulkan kita semua untuk berbuka puasa bersama," kata pria yang juga Ketua DPD PDIP Kepri itu. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
