
Lonjakan Pemudik Hang Nadim Di Luar Perkiraan

Ini menjadi yang terbanyak dalam sejarah Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Karena sebelumnya dalam satu hari belum pernah mencapai 10.000 penumpang
Batam (Antara Kepri) - Otoritas Bandara Internasional Hang Nadim Batam menyatakan jumlah pemudik yang meninggalkan Batam menggunakan penerbangan jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan awal.
"Perkiraan awal kami puncak arus mudik hanya sekitar 9.000 orang penumpang yaitu pada H-3 (14/7). Namun sejak H-5 jumlah penumpang malah sudah di atas 10.000 orang per hari," kata Plh Kepala Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Selasa.
Ia mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya jumlah pemudik melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam belum pernah menyentuh angka 10.000 penumpang per hari.
"Ini menjadi yang terbanyak dalam sejarah Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Karena sebelumnya dalam satu hari belum pernah mencapai 10.000 penumpang," kata dia.
Suwarso mengatakan, bila dibanding hari-hari biasa, lonjakan penumpang per hari mencapai sekitar 3.000 orang.
"Rata-rata peumpang mudik dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam adalah tujuan Jakarta denggan 17 kali penerbangan. Selanjutnya tujuan sejumlah kota di Sumatera daratan, kota lain di Pulau Jawa di luar Jakarta dan tujuan Kalimantan," kata dia.
Meski kepadatan sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir, namun pihak bandara memperkirakan lonjakan penumpang masih akan terus terjadi hingga Kamis (H-1) nanti.
"Mengingat bagi pegawai dan karyawan baru libur satu hari menjelang lebaran. Kami perkirakan lonjakan masih akan terus terjadi," kata Suwarso.
Pada musim mudik 2015, kata dia, penerbangan menuju Pontianak sempat mengalami gangguan pada H-5 dan H-4 (Minggu dan Senin) karena kabut asap menyelimuti Bandara Supadio Pontianak.
Akibat kejadian tersebut, penerbangan tambahan maskapai Lion Air yang berdasarkan jadwal terbang dari Batam pukul 14.00 WIB terpaksa dibatalkan.
"Untuk penerbangan reguler masih bisa diberangkatkan. Namun untuk yang tambahan tersebut terpaksa dibatakan mengingat jarak pandang bandara tujuan terbatas," kata Suwarso.
Untuk tujuan lain, kata Suwarso, hingga saat ini tidak mengalami kendala. Semua bisa diterbangkan sesuai jadwal. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
