
Perempuan Tanjungpinang Belum Bebas dari Kekerasan
Rabu, 2 September 2015 19:21 WIB

"Datanya saya tidak ingat, tapi berdasarkan pantauan kami sampai saat ini jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan masih tinggi dan terus meningkat tiap tahun," kata Kepala BP3AKB Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, Rabu.
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani mengatakan jumlah kasus kekerasan yang terjadi pada kaum hawa di Kota Tanjungpinang masih tinggi.
"Datanya saya tidak ingat, tapi berdasarkan pantauan kami sampai saat ini jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan masih tinggi dan terus meningkat tiap tahun," kata Kepala BP3AKB Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani, Rabu.
Pernyataan tersebut diperkuat Yani dengan melihat jumlah kunjungan pihak perempuan yang melaporkan kekerasan terhadap diri mereka ke Kantor BP3AKB yang beralamat di Jalan Ahmad Yani depan Polresta Kota Tanjungpinang Km5.
"Hampir setiap hari ada saja yang datang ke kantor untuk melapor kasus kekerasan terhadap perempuan yang rata-rata dialami oleh masyarakat menengah ke bawah," ujarnya.
Hal tersebut menunjukkan bahwa tingginya jumlah kasus terhadap perempuan didominasi faktor ekonomi yang menghimpit keluarga.
Perihal ini juga memicu pertumbuhan angka anak jalanan di Kota Tanjungpinang yang sampai saat ini berjumlah sekitar 80 anak.
Menurutnya, upaya menekan pertumbuhan angka anak jalanan sudah dilakukan BP3AKB Kota Tanjungpinang pada 2013-2014 melalui bantuan modal usaha sebesar Rp2,5juta kepada setiap orang tua dari 70 anak jalanan. Dengan harapan, pihak keluarga si anak bisa memanfaatkannya dengan membuka usaha skala kecil untuk membantu biaya ekonomi keluarga.
Akan tetapi, setelah bantuan modal yang diperoleh dengan sharing dana provinsi tersebut terhenti pada 2015 dan diganti dengan pembinaan serta pengawasan, tidak satupun usaha yang didirikan orang tua si anak tersebut berkembang dengan baik.
"Padahal kami berharap, si anak tidak lagi turun ke jalan untuk bekerja, namun upaya itu tidak tercapai, bahkan jumlahnya capai kisaran 80- an.anak jalanan masih beredar di Tanjungpinang," papar Ahmad Yani. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta : Saud MC
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
