Logo Header Antaranews Kepri

Jurnalis Perempuan Batam Bagikan Masker

Jumat, 11 September 2015 15:52 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Komunitas pewarta Jurnalis Perempuan Batam membagikan 1.000 helai masker gratis kepada pengguna jalan dan pedagang koran agar terlindung dari dampak kabut asap pekat di daerah setempat.

Pembagian masker gratis itu dipusatkan di simpang teramai kota, Simpang Jam, Jumat sejak pukul 07.30 WIN hingga 8.30 WIB, kata koordinator pembagian masker Jurnalis Perempuan Batam, Kartika Kwartya di Batam Kepulauan Riau.

"Sasaran kami adalah pengguna sepeda motor dan pedagang di sekitar simpang, karena mereka yang berhadapan dengan udara Batam secara langsung," kata Kartika.

Sebagai pewarta, para perempuan itu setiap hari membuat laporan mengenai kondisi kabut yang semakin pekat. Begitu pula cerita dan keluhan masyarakat terkait kabut asap, hingga membuat komunitas itu ingin turun langsung membagikan masker.

"Menulis berita adalah senjata kami. Tapi itu saja tidak cukup, karena kabut asap setiap hari semakin parah," kata dia.

Sebanyak 1.000 helai masker habis dibagikan kurang dari satu jam di empat jalur jalan di Simpang Jam.

Kartika menyatakan sengaja memilih membagikan masker di Simpang Jam, karena setiap pagi, puluhan ribu kendaraan lalu lalang.

"Kami membagi menjadi empat tim, yang membagikan di empat jalur jalan. Alhamdulillah, masyarakat juga antusias menerimanya," kata dia.

Sebanyak 1.000 masker itu dikumpulkan dari swadaya komunitas itu sendiri.

"Ini adalah kegiatan spontanitas. Baru dibicarakan kemarin, hari ini langsung jalan," kata Tika.

Dan bila kondisi udara tidak kunjung membaik, Jurnalis Perempuan akan kembali membagikan masker kepada masyarakat.

Sementara itu, pengendara sepeda motor, Hendra menyatakan senang dengan kegiatan Jurnalis Perempuan Batam.

"Jadi mereka tidak hanya menulis berita, tapi juga turun langsung untuk menangani problematika kota," kata dia.

Jurnalis Perempuan adalah komunitas pewarta di Batam yang terbentuk sekira setahun yang lalu, dengan tujuan sosial.(Antara)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026