Logo Header Antaranews Kepri

Kegiatan Pilkada Direvisi Akibat Pengesahan Terlambat

Selasa, 15 September 2015 15:51 WIB
Image Print
Anggaran untuk sosialisasi di Lapas, kelebihan anggaran untuk pengadaan poster pilkada dan anggaran yang bersumber dari kegiatan-kegiatan lainnya yang sudah dirasionalisasi akan digunakan untuk kegiatan lainnya

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, merevisi sejumlah kegiatan pilkada karena keterlambatan pengesahan APBD Perubahan tahun 2015.

Ketua KPU Bintan Wandra Fadillah di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, APBD Perubahan Bintan 2015 masih dibahas tim anggaran eksekutif dan legislatif, kemungkinan disahkan Oktober 2015 sehingga proses pencairan anggaran dimulai satu bulan berikutnya.

"Ada beberapa kegiatan yang dialokasi dalam anggaran perubahan, tetapi kami tidak mungkin menunggu, karena waktu terbatas," ujarnya.

Wandra menegaskan, Pemerintah Bintan mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,7 miliar untuk kegiatan Pilkada Bintan 9 Desember 2015. Sebagian anggaran dicairkan pada anggaran perubahan.

KPU Bintan melakukan efisiensi anggaran dan rasionalisasi kegiatan agar kegiatan-kegiatan yang semula direncanakan dilaksanakan dengan menggunakan anggaran perubahan dapat dilaksanakan sesuai tahapan.

"Efisiensi anggaran juga dapat meringankan beban daerah, yang saat ini mengalami defisit anggaran," ujarnya.

Dia mencontohkan kegiatan yang ditiadakan. Sosialisasi di Lapas Bintan pada Pilkada Bintan 2015 ditiadakan, meski pada Pemilu 2014 dilaksanakan. Alasannya, jumlah pemilih sementara berdasarkan hasil pendataan dan penelitian hanya sembilan orang.

"Warga binaan itu banyak yang berasal dari Tanjungpinang, Natuna, Anambas dan Lingga," tuturnya.

Selain itu, KPU Bintan juga mengurangi anggaran untuk pengadaan poster. Anggaran untuk satu poster yang semula dialokasikan Rp3.000 ternyata setelah dilakukan negosiasi dengan pihak percetakan hanya Rp200 per lembar.

Kelebihan anggaran yang bersumber dari pengadaan poster cukup besar, karena jumlah poster sesuai dengan jumlah kepala keluarga di Bintan.

"Anggaran untuk sosialisasi di Lapas, kelebihan anggaran untuk pengadaan poster pilkada dan anggaran yang bersumber dari kegiatan-kegiatan lainnya yang sudah dirasionalisasi akan digunakan untuk kegiatan lainnya," ujarnya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026