
Kualitas Udara Batam Belum Normal

Sampai saat ini belum normal. Normalnya kadar Indeks Standar Pencemaran Udara di Batam di bawah 50 poin
Batam (Antara Kepri) - Kualitas udara di Kota Batam Kepulauan Riau belum mencapai normal meski kabut asap tebal di beberapa hari terakhir sudah jauh berkurang dibanding waktu kebakaran hutan melanda sebagian Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan.
"Sampai saat ini belum normal. Normalnya kadar Indeks Standar Pencemaran Udara di Batam di bawah 50 poin," kata Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kota Batam Dendi Purnomo di Batam, Jumat.
Empat hari terakhir, kadar ISPU di Batam rata-rata sebesar 90 poin atau dalam kadar sedang, meski terkadang pada sore hari ISPU menyentuh di atas 100 poin atau kadar tidak sehat.
Padahal sebelumnya, hampir selama dua bulan kadar ISPU di Batam melewati 200 poin atau dalam level sangat tidak sehat sehingga pemerintah memutuskan meliburkan TK dan PAUD.
Dendi masih belum dapat memastikan membaiknya kualitas udara di Batam karena menurunnya kasus kebakaran hutan.
Namun, berdasarkan data yang dimiliki Bapedalda Batam pada Kamis (15/10), kualitas udara di kota-kota di Sumatera relatif membaik dengan kadar ISPU di bawah 150 dalam level tidak sehat.
Kecuali di Kota Palembang yang masih berada di atas 300 dalam level berbahaya.
Pada Jumat pagi pukul 05.00 WIB-07.00 WIB kadar ISPU Batam rata-rata 95 atau sedang, kemudian pukul 10.00 WIB-13.00 WIB sebesar 110 atau tidak sehat.
Bapedalda memastikan akan terus memantau kadar ISPU dan kualitas udara di Batam, meskipun kabut asap sudah tidak lagi menggelayut di langit.
"Kami akan terus memantau dan menyampaikan ISPU kepada masyarakat," kata Dendi. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
