
Syahbandar Batam Ingatkan Nakhoda Waspadai Asap

Batam (Antara Kepri) - Syahbandar Pelabuhan Umum Telaga Punggur Batam mengingatkan kapal yang berlayar dari pelabuhan tersebut agar mewaspadai asap meskipun pada Selasa relatif tidak terlalu pekat dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
"Nakhoda harus tetap mewaspadai asap. Mengingat kondisinya masih tidak menentu. Kadang berkurang, kadang kembali pekat," kata Syahbandar Pelabuhan Umum Telaga Punggur Erwin Sjafrizal di Batam, Selasa.
Pada nakhoda kapal, Erwin juga meminta agar menghidupkan seluruh perangkat navigasi selama berlayar meskipun pada siang hari.
"Itu penting agar sesama nakhoda mengetahui kalau ada kapal yang juga berlayar. Karena kalau mengandalkan jarak pandang saja tidak cukup. Kami juga imbau agar mengurangi kecepatan selama berlayar," kata dia.
Meskipun pada sekitar pelabuhan jarak pandang masih nampak bagus, namun terkadang dalam pelayaran khususnya sekitar selat-selat sempit sekitar pulau-pulau di Batam masih diselimuti asap pekat.
Hal tersebut, bisa menimbulkan kecelakaan jika tetap dalam kecepatan tinggi dan tanpa menghidupkan perangkat navigasi yang memungkinkan pergerakan bisa dipantai kapal-kapal lain.
"Semua demi keselamatan penumpang. Jadi harus diperhatikan dan dipatuhi," kata Erwin.
Pada beberapa hari terakhir asap kiriman akibat kebakaran di Sumatera daratan terus menyelimuti perairan Provinsi Kepri termasuk antara Pulau Batam dan Pulau Bintan.
Kondisi tersebut memaksa syahbandar sempat menghentikan sementara pelayaran saat jarak pandang dibawah satu mil laut. Dampaknya, puluhan pelayaran harus batal.
Pelayaran internasional dari Batam menuju Singapura dan Malaysia juga terkena penghentian sementara akibat kabut asap sangat pekat menyelimuti perairan Batam.
Saat waktu normal, pelayaran Batam-Tanjungpinang dilayani dengan dua operator masing-masing memberangkatkan kapal setiap 30 menit sekali.
Sementara untuk tujuan Tanjung Uban Pulau Bintan, kapal berangkat lebih sering mengingat jaraknya hanya 20 menit pelayaran. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
