
BP Batam Kembalikan Status DDW ke Kementerian

Sudah dikembalikan ke Kementerian. Semua pegawai BP Batam (dulu Otorita Batam/OB) tidak punya NIP OB, karena semuanya dari kementerian
Batam (Antara Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam mengembalikan status kepegawaian salah seorang direkturnya, DDW, kepada Kementerian Perhubungan sebab yang bersangkutan sejak September mangkir tanpa kabar.
"Sudah dikembalikan ke Kementerian. Semua pegawai BP Batam (dulu Otorita Batam/OB) tidak punya NIP OB, karena semuanya dari kementerian," kata Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono di Batam.
Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Investasi, BP Kawasan Batam, DDW, dilaporkan mangkir dari tugasnya sejak September 2015 setelah pada Agustus mengambil cuti.
Sementara ini, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memperkirakan DDW terlibat gerakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Purnomo menyatakan tidak tahu keberadaan DDW sejak izin cuti beberapa bulan lalu. BP Kawasan sudah menyurati DDW agar segera masuk kerja, namun tidak ada tanggapan.
"Belum masuk kembali setelah cuti dan sudah diperingatkan melalui surat," kata dia.
Sementara untuk jabatan Direktur PTSP dan Investasi yang dijabat DDW, ia mengatakan sampai saat ini masih kosong, belum ada keputusan dari pimpinan BP Batam.
"Masih belum diisi. Tunggu pimpinan nanti, siapa yang akan ditujuk, " kata Andi.
Mengenai isyu yang mengaitkan kepergian DDW dan keluarga dengan gerakan ISIS, tidak semua rekan kerjanya yang percaya.
Seorang rekannya di BP Kawasan Batam yang enggan disebutkan namanya menganggap isu itu hanya lelucon.
"Saya tidak percaya," kata dia.
Ia mengaku terakhir kali berkomunikasi dengan DDW saat mengucapkan selamat Idul Fitri.
Dari Tanjungpinang dilaporkan, Deputi Pencegahan BNPT Brigjen Polisi Hamidin dalam dialog pencegahan terorisme mengatakan DDW sudah diidentifikasi sejak beberapa bulan lalu oleh petugas BNPT.
"Kami berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menangani permasalahan itu," ujarnya.
Dia menjelaskan DDW terlibat dalam gerakan ISIS setelah dilakukan pendalaman. DDW bersama keluarganya sudah tidak berada di Indonesia.
DDW diduga sudah berada di Irak.
"Ada warga Batam yang menginformasikan, sekaligus mempertanyakan permasalahan itu. Saya katakan, 85 persen DDW terlibat ISIS," ujarnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
