
Soerya Komitmen Perhatikan Nasib Guru

Saya angkat topi kepada mereka yang telah mengabdi dan berkarya. Apalagi di Kepri banyak guru yang mengabdi hingga ke pulau-pulau terluar
Batam (Antara Kepri) - Calon gubernur Kepulauan Riau nomor urut 2, Soerya Respationo, berkomitmen untuk lebih memperhatikan nasib guru bila terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah Kepri 2015.
Soerya di Batam, Rabu, menyatakan profesi guru harus diapresiasi setinggi mungkin karena telah mengabdikan dirinya untuk masa depan anak Indonesia.
"Saya angkat topi kepada mereka yang telah mengabdi dan berkarya. Apalagi di Kepri banyak guru yang mengabdi hingga ke pulau-pulau terluar," katanya.
"Saya sendiri adalah karya dari guru-guru saya dan kita semua adalah karya dari guru-guru kita," kata dia lagi.
Menurut Soerya, guru memegang tanggung jawab besar menyiapkan anak muda Indonesia agar mampu bersaing dengan bangsa lain.
"Para guru tidak boleh berhenti untuk menghasilkan karya pendidikan. Terus kembangkan metoda pembelajaran yang bisa mendorong anak didik kita untuk terus aktif dan berpikir kritis," katanya.
Terpisah, calon wakil gubernur nomor urut 2, Ansar Ahmad menyatakan guru adalah sosok yang mulia dan harus bisa menginspirasi.
"Guru mulia karena kehadirannya menginspirasi dan menggerakkan. Profesi guru adalah profesi yang mulia," kata mantan Bupati Bintan dua periode itu.
Ansar mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk lebih menghargai jasa yang sudah dilakukan para guru di seluruh Indonesia.
Pilkada Kepri diikuti dua pasangan calon gubernur-wakil gubernur, yaitu Muhammad Sani-Nurdin Basirun dengan nomor urut satu dan Soerya Respationo-Ansar Ahmad nomor urut dua.
Pasangan calon kepala daerah Muhammad Sani-Nurdin Basirun diusung Partai Demokrat, Partai Nasdem, PPP, Partai Gerindra dan PKB, sedangkan Soerya Respationo-Ansar Ahmad diusung PDIP, PAN, Partai Hanura dan PKS. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
