Logo Header Antaranews Kepri

Kuota Haji Kepri Bertahan 788 Orang

Selasa, 5 Januari 2016 21:44 WIB
Image Print
Kuota jamaah haji Provinsi Kepulauan Riau hingga hari ini masih sama seperti tahun sebelumnya yakni sebanyak 788 jamaah ditambah petugas

Batam (Antara Kepri) - Kementerian Agama menetapkan jumlah kuota haji untuk Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2016 masih bertahan 788 orang jamaah, masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kuota jamaah haji Provinsi Kepulauan Riau hingga hari ini masih sama seperti tahun sebelumnya yakni sebanyak 788 jamaah ditambah petugas," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji Dan Umrah Kantor Wilayah Kemenag Kepri Mazdjad di Batam, Selasa.

Ia mengatakan memang beredar informasi rencana penambahan kuota haji untuk Indonesia pada 2016, namun belum ada keputusan resmi.

Kemenag Kepri masih menunggu pemberitahuan dari Kemenag RI, bila memang ada tambahan kuota jamaah haji.

"Akan ada tambahan 20 ribu jamaah secara nasional. Namun ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Arab Saudi, oleh Raja Salman diberikan tambahan 10 ribu jamaah. Karenanya kami menunggu informasi selanjutnya, karena saat ini Menteri Agama dan Dirjen PHU sedang bertolak ke Arab Saudi untuk memastikan tambahan kuota yang akan kita dapatkan," kata dia.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kepri Marwin Jamal berharap petugas haji 2015 menerapkan nilai-nilai positif yang didapatkan selama melaksanakan tugas di Arab Saudi.

"Banyak nilai-nilai yang kita dapatkan selama melaksanakan tugas, misalnya kedisiplinan, kesabaran dan tanggung jawab dapat diterapkan di kantor," kata dia dalam tasyakuran penyelenggaraan ibadah haji 2015.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung insiden Mina pada Musim Haji 2015, sebanyak 17 jamaah haji Embarkasi Batam asal Pontianak Kalimantan Barat turut menjadi korban dalam kecelakaan itu.

"Namun semua itu musibah yang datang dari Allah SWT, dan kita doakan yang wafat mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT," kata dia. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026