Logo Header Antaranews Kepri

Kafilah MTQ Tanjungpinang ke-10 Pawai Taaruf

Senin, 25 April 2016 00:30 WIB
Image Print
Dengan adanya MTQ ini, saya berharap dapat melahirkan qori dan qoriah yang handal dan merangsang generasi muda untuk mau belajar Alquran. Tidak hanya belajar membaca tetapi juga dapat memahami isi kandungan dalam Alquran tersebut

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan, Riau ke-10 melakukan Pawai Ta'aruf yang dimulai dari gerbang Bintan Centre, Minggu.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan rute Pawai Ta'aruf MTQ ke-10 dimulai dari Gerbang Bintan Centre, Jalan DI Panjaitan menuju simpang Batu 10, Jalan Tanjung Uban, dan diteruskan melewati Jalan SD.

"Rute terakhir Pawai Ta'aruf ini akan finish di Terminal Sei Carang, lokasi utama penyelenggaraan MTQ pada malam harinya," ujarnya.

Lis mengemukakan Pelaksanaan Pawai Ta'aruf ini merupakan rangkaian dari kemeriahan pelaksanaan MTQ ke-10 Kota Tanjungpinang yang mengusung tema "Membumikan Alquran Sebagai Falsafah Hidup Menuju Pembangunan Yang Berakhlak Mulia dan Sejahtera".

Pawai Ta'aruf diikuti kafilah dari empat kecamatan, 18 kelurahan, kafilah dari pengurus masjid, dan imam masjid.

"Ada juga kalifah dari kalangan mubaligh, kafilah majelis taklim, dan pengurus TPQ serta diikuti kafilah-kafilah lainnya," ujarnya.

Ribuan orang warga Tanjungpinang menyaksikan acara tersebut.

"Masyarakat agar bersama-sama berpartisipasi menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-10 Kota Tanjungpinang dengan semangat dan keikhlasan," katanya.

Menurut dia, Pawai Ta'aruf ini dilaksanakan dalam rangka untuk mempererat tali silaturahmi di antara peserta khususnya dan masyarakat Kota Tanjungpinang pada umumnya.

Selain itu juga sebagai sarana untuk memberikan informasi kepada masyarakat melalui program-program yang sudah dijalankan maupun yang akan dilaksanakan.

"Dengan adanya MTQ ini, saya berharap dapat melahirkan qori dan qoriah yang handal dan merangsang generasi muda untuk mau belajar Alquran. Tidak hanya belajar membaca tetapi juga dapat memahami isi kandungan dalam Alquran tersebut," katanya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026