
Awe Hindari Interfensi Dalam Proses Seleksi Sekda

Saya tak mau terjebak interfensi dari siapapun. Jabatan sekda itu vital, makanya kita berharap sosoknya yang betul-betul memenuhi kapasitas itu
Lingga (Antara Kepri) - Bupati Lingga Alias Wello (Awe) menegaskan, dirinya akan sangat menghindari interfensi dari pihak manapun, terkait proses lelang jabatan Sekda, Juni mendatang.
"Saya tak mau terjebak interfensi dari siapapun. Jabatan sekda itu vital, makanya kita berharap sosoknya yang betul-betul memenuhi kapasitas itu," kata dia, di Gedung Daerah Daik Lingga, kemarin.
Menurut Awe, siapapun pejabat yang memenuhi kriteria dan lulus dalam rangkaian seleksi Pansel, akan ia terima dengan baik.
"Saya siap menerima siapapun orangnya. Dari luar daerah juga berhak, kita tidak bisa membatasi pesertanya harus putra daerah. Karena saat ini yang kita butuhkan itu orang yang profesional," tuturnya.
Khusus untuk putra daerah yang sudah memenuhi kriteria dan syarat administrasi jabatan Sekda tersebut, dia mengharapkan, agar semuanya dapat mengikuti seleksi.
"Semua orang yang memenuhi kreteria itu berhak mengajukan, yang penting lulus administrasi silakan. Kita serahkan pada Pansel. Mereka tidak diragukan kredibilitasnya, dari masyarakat perguruan tinggi, mantan anggota dewan dan sebagainya," ungkap Awe.
Secara keinginan, ia berharap ada putra daerah yang nantinya di rekomendasikan oleh Pansel. Karena berdasarkan pengalamannya, putra daerah lebih siap mengorban waktu dan pikiran demi kemajuan kampung halamannya.
Namun, hal itu tidak terlalu ia khawatirkan. Karena yang terpinting dan sangat dibutuhkan Kabupaten Lingga saat ini, adalah pejabat yang memenuhi kapasitasnya dan profesional dalam bekerja. (Antara)
Editor: Evy R Syamsir
Pewarta : Ardhi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
