Logo Header Antaranews Kepri

BNI Bagikan Sembako kepada Mubalig Batam

Senin, 20 Juni 2016 19:11 WIB
Image Print
Idenya timbul waktu tasyakuran menyambut Ramadhan. Saya serahkan ke Ketua, siapa yang mau dibawa karena jumlahnya terbatas hanya 500. Saya pilih imam masjid, guru TPQ, dan mubaligh karena mereka-mereka inilah yang mengajarkan ilmu agama islam

Batam (Antara Kepri) - PT Bank Negara Indonesia (BNI) membagikan 500 paket Sembako kepada imam masjid, mubalig dan guru taman pendidikan Al-Quran Kota Batam Kepulauan Riau untuk memenuhi kebutuhan jelang Lebaran 2016 dalam Pasar Murah Berbagi Sembako.

Ronny, pimpinan BNI Wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau dan Kerinci di Batam Kepulauan Riau, Senin, menyatakan kegiatan Pasar Murah Berbagi Sembako merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT BNI ke-70.

"HUT BNI ke-70 jatuh pada 5 Juli 2016. Karena 5 Juli itu malam takbiran, maka rangkaian acara dimulai dari sekarang," kata Ronny.

Selain membagi sembako, BNI juga melakukan berbagai kegiatan lainnya, antara lain penyediaan 70 fasilitas air bersih, 70 bedah rumah, 700 gentong peduli, perbaikan jembatan, mudik gratis, dan sebagainya.

"Untuk pasar murah berbagi sembako ini, dari 70 kota di seluruh Indonesia, wilayah Sumbar, Riau, Kepri kebagian tujuh daerah. Kemarin di Sumbar sudah dilaksanakan di Sawahlunto dan Pariaman. Hari ini di Batam, besok di Anambas. Minggu depan di Riau yaitu Dumai dan Teluk Kuantan. Kemudian ke Sungai Penuh Kerinci," paparnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih atas bantuan BNI. Ia juga berharap bantuan bertambah pada tahun ke depan.

Wali Kota menyatakan pemkot sengaja memilih mubalig, guru TPQ dan imam masjid sebagai sasaran bantuan dari BNI, karena ketiga profesi itu berjuang mewujudkan Batam Madani.

"Idenya timbul waktu tasyakuran menyambut Ramadhan. Saya serahkan ke Ketua, siapa yang mau dibawa karena jumlahnya terbatas hanya 500. Saya pilih imam masjid, guru TPQ, dan mubaligh karena mereka-mereka inilah yang mengajarkan ilmu agama islam. Inilah yang saya jaga. Untuk menjadikan Batam madani, mereka inilah pelakunya. Semoga tahun-tahun mendatang Batam tetap dapat, dan meningkat jumlah paketnya. Kalau boleh lengkap kan alangkah indahnya," kata Rudi. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026