
Parkir Berbayar Layak Diterapkan Kota Singkep

Kalau ada masyarakat yang menolak, itu sah-sah saja. Tapi masyarakat juga harus tahu, dana parkir ini ditujukan untuk kembali masyarakat juga
Lingga (Antara Kepri) - Pemerhati sosial, politik dan pemerintahan, Jamariken Muslim Tambunan menilai kebijakan Pemerintah Kabupaten Lingga menerapkan parkir berbayar di sejumlah titik ruas jalan kota Singkep sudah tepat.
"Sudah sewajarnya Singkep beradaptasi dengan pola parkir berbayar seperti kota lainnya. Sebagai wilayah padat penduduk menuju kota berkembang, hal ini sudah menjadi keharusan," kata dia di Dabosingkep, Selasa.
Menurut Kepala Bidang Kominukasi Sekretariat PDI Perjuangan tersebut, masyarakat Singkep seharusnya mendukung arah kebijakan pemerintah yang seperti ini.
Pemkab menerapkan parkir berbayar di Singkep karena memiliki alasan yang cukup kuat dan didukung keberadaan Perda.
Selain itu, lanjutnya, banyak keuntungan yang akan diterima masyarakat Singkep kedepan, jika hal ini diterapkan.
Tidak hanya peningkatan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) saja, tapi juga mendukung usaha Singkep menuju kota Adipura, dengan penataan lalu lintas dan perparkiran yang lebih baik kedepannya.
"Kalau ada masyarakat yang menolak, itu sah-sah saja. Tapi masyarakat juga harus tahu, dana parkir ini ditujukan untuk kembali masyarakat juga," ungkapnya.
Hanya saja dalam penerapannya nanti, pengelola parkir diharapkan benar-benar bisa menerapkan pelayanan sesuai prosedur, serta menyajikan pelayanan yang ramah.
"Intinya pengelola parkir itu jual jasa. Jangan sampai memberikan kesan buruk seperti memeras atau semacamnya. Ini yang ditakutkan masyarakat," ungkapnya.
Sebelumnya, terkait rencana Pemkab menerapkan parkir berbayar pada 22 Juni 2016, yang kemudian dimundurkan hingga selesai ramadhan, karena alasan kemanusiaan, sedikit membuatnya kecewa.
Menurutnya, tidak perlu ditunda penerapan parkir tersebut, karena adanya alasan memberatkan masyarakat, terlebih lagi karena alasan bulan ramadhan.
Justru disisi lain, lonjakan arus mudik yang membuat Singkep semakin padat dengan kendaraan bermotor beberapa hari kedepan, juga membutuhkan perhatian khusus pemerintah, terutama pada penataan kawasan perparkirannya.
"Kami berharap Pemkab menerapkan parkir berbayar secepatnya. Meski ada penolakan, namun pemerintah juga harus perhatikan masyarakat yang mendukung program ini," tutupnya.
Hal senada juga diungkapkan pemerhati pemerintahan Kabupaten Lingga, Nurjali. Menurutnya, beberapa titik yang ditunjuk pemerintah sebagai lokasi perparkiran itu, sudah sangat layak.
"Disitu titik paling padat kendaraan. Selayaknya pemerintah menata parkirnya. Tanpa pengaturan yang baik, ruas jalan semakin sempit," ungkap Sekretaris Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Lingga tersebut.
Dia mengatakan, masyarakat Singkep sudah harus dewasa menanggapi perkembangan kotanya, termasuk peningkatan aturan-aturan yang ada.
"Seperti parkir berbayar, itu sudah melalui kajian mendalam dan mengutamakan masyarakat sebagai outputnya," tutur Jali.
Menurutnya, tidak ada salahnya Dishubkominfo mencoba menerapkan pola parkir berbayar tersebut. Jika nantinya ditemukan ada yang tidak efektif, pemerintah bisa meninjau kembali. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Ardhi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
