APBD-P Lingga Terhambat Kepastian Jumlah Transfer Provinsi

id APBD-P,Lingga,Terhambat,Kepastian,Jumlah,Transfer,Provinsi

Kami tidak bisa main kira-kira. Proses pembahasan di tingkat banggar sudah hampir selesai. Target kami akhir September ini sudah bisa disahkan. Tinggal menunggu kepastian jumlah sisa dana yang akan ditransfer pihak Provinsi
Lingga (Antara Kepri) - Ketua DPRD Lingga Riono mengatakan pembahasan APBD Perubahan di tingkat banggar mengalami sedikit hambatan karena menunggu kepastian penyaluran sisa dana tunda salur dari Provinsi Kepri.

"Kami tidak bisa main kira-kira. Proses pembahasan di tingkat banggar sudah hampir selesai. Target kami akhir September ini sudah bisa disahkan. Tinggal menunggu kepastian jumlah sisa dana yang akan ditransfer pihak Provinsi," kata dia yang dihubungi dari Daik Lingga, Kamis.

Dari hasil komunikasi sebelumnya, menurut Riono, kesanggupan pihak Provinsi mentransfer dana tunda salur ke Lingga sekitar Rp40 Miliar lebih.

"Sementara ini, yang sudah ditransfer ke kas daerah Kabupaten Lingga baru sekitar Rp20 Miliar," ungkapnya.

Riono mengatakan, pihaknya masih mencoba mendudukan hal itu bersama Pemerintah Provinsi Kepri, guna mendapatkan asumsi pendapatan daerah yang lebih pasti.

Mengenai jumlah total APBD Lingga tahun 2016 setelah perubahan, asumsi sementara DPRD Lingga berkisar diangka Rp710 Miliar.

Angka tersebut telah diakumulasi dengan kebijakan pusat mengefesiensi jumlah Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Lingga.

"Kami masih bersyukur, angka ini lebih besar dari asumsi awal kami yang berkisar Rp600 Miliar lebih saja," ujarnya.

Dia juga megatakan, kerja Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Banggar DPRD Lingga dalam menyusun anggaran perubahan pada tahun ini cukup melelahkan.

Hal itu disebabkan, keluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang penundaan Rp29 Miliar DAU Lingga, setelah KUA PPAS APBDP disampaikan TAPD.

"Pembahasan kali ini memang cukup alot. Tapi kami yakin akhir September sudah selesai. Kami berharap tidak ada lagi kendala serius," tutupnya. (Antara)

Editor: Evy R Syamsir
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar