
PPIH Ingatkan Jamaah Dilarang Bawa Air Zamzam

Diinformasikan bahwa perwakilan Saudi Arabian Airlines masih menemukan jamaah yang membawa air zamzam di koper-koper besar
Batam (Antara Kepri) - Panitia Pelaksana Inadah Haji Debarkasi Hang Nadim Batam kembali mengingatkan bahwa jamaah dilarang membawa air zamzam di dalam koper karena membahayakan keselamatan penerbangan.
"Diinformasikan bahwa perwakilan Saudi Arabian Airlines masih menemukan jamaah yang membawa air zamzam di koper-koper besar," kata Sekretaris Pelaksana Ibadah Haji Debarkasi Hang Nadim Batam, Syahbudi di Batam, Kepulauan Riau, Jumat.
Air di dalam koper itu bisa membeku, lalu mencair kembali, bahkan bocor sehingga membahayakan penerbangan.
Meskipun itu tidak terjadi di jamaah Debarkasi Batam, namun ia tetap mengingatkan agar jamaah mematuhi aturan tersebut agar penerbangan aman dan lancar.
Ia menegaskan setiap jamaah sudah mendapatkan lima liter air zamzam yang disiapkan langsung oleh maskapai penerbangan.
Air zamzam itu sudah didistribusikan ke daerah masing-masing, sehingga jamaah tidak perlu repot membawa air suci dalam bagasi.
Sementara itu, jamaah yang tergabung dalam kloter 6 tiba di Debarkasi Batam pada Jumat (23/9) siang.
Seorang jamaah kloter 5 yang pemulangannya sempat tertunda akibat sakit, dipulangkan bersama kloter 6, yaitu Suharson Madani Raisman asal Indragiri Hulu, Riau.
Sebanyak dua orang jamaah kloter 6 meninggal di Tanah Suci, yaitu Martina Sabri Hasan (47) asal Indragiri Hilir Riau yang meninggal 14 Agustus 2016 di KKHI Madinah dan Sarjono Muhammad Amin (60) asal Inhil Riau yang meninggal 15 Agusutus 2015 di Pemondokan Madinah.
Hingga saat ini, Debarkasi Batam sudah memulangkan 2.680 orang jamaah haji dalam 6 Kloter.
Debarkasi Batam rencananya memulangkan lebih dari 8.000 orang haji asal Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
