Logo Header Antaranews Kepri

BUP Kepri Ajak Wartawan Publikasikan Potensi Kemaritiman

Sabtu, 24 September 2016 21:10 WIB
Image Print
Telah dikaji bahwa Kepri memiliki potensi kemaritiman yang sangat hebat. Ini akan kami buktikan dalam enam bulan ini

Tanjungpinang, 24/9 (Antara) - Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Kepulauan Riau mengajak wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam-Tanjungpinang memublikasikan potensi pendapatan asli daerah dari sektor kemaritiman.

"Telah dikaji bahwa Kepri memiliki potensi kemaritiman yang sangat hebat. Ini akan kami buktikan dalam enam bulan ini," kata Komisaris BUP Kepri Huzrin Hood, di Tanjungpinang, pada Forum Ngopi Bareng AJI di Tanjungpinang, Sabtu.

Ia menjelaskan, BUP Kepri perlu membuat terobosan dalam memanfaatkan potensi pendapatan asli daerah (PAD) sektor kemaritiman, sebab jumlah dana bagi hasil migas yang diterima pempov kini berkurang.

Pemanfaatan potensi kemaritiman akan dioptimalkan, antara lain dari pelabuhan-pelabuhan di Batam, Karimun dan lain sebagainya.

"Banyak yang tak bayar ke kita," katanya.

Huzrin mengatakan bila perlu BUP sebagai BUMD Kepri dan AJI Batam-Tanjungpinang ke Kementerian Kemaritiman dan Kementerian Keuangan untuk membuka hal tersebut.

Menjelang 14 tahun usia Provinsi Kepulauan Riau, BUP Kepri akan membangun Balai Besar Pendidikan, Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP).

BP3IP di Kepri nanti berfungsi melatih peserta dengan ilmu pelayaran. "Dananya dari APBN," ujarnya.

Pada dialog dengan AJI Batam-Tanjungpinang, Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyatakan, menyukseskan visi Provinsi Kepulauan Riau Sejahtera merupakan kewajiban bersama.

"Oleh sebab itu, pada HUT ke-14 Provinsi Kepri mari kita bangkitkan semangat membangun Kepri," ucap Nurdin.

AJI Batam-Tanjungpinang menanggapi ajakan BUP untuk bersama menyejahterakan masyarakat Kepri sebagai hal positif karena AJI pun berkomitmen mendorong pembangunan daerah.

"Persoalan penggalian dan pengelolaan potensi kemaritiman seharusnya dilakukan pemerintah dengan melibatkan media massa, agar dapat diketahui publik," ujar Dewan Etik AJI Batam-Tanjungpinang Nikolas Panama.

Niko menyarankan potensi kemaritiman di Kepri tidak hanya digali, tetapi dikelola untuk kepentingan masyarakat, pengusaha, dan pemerintah.

"Pengelolaan potensi kemaritiman contohnya, akan mampu menambah pendapatan asli daerah, membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan keluarga warga," tuturnya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026