
Polres Karimun Tambah Personel Amankan Natal

Kita juga selalu berkoordinasi dengan Tim Densus 88 Antiteror untuk mencegah dan memantau kemungkinan ancaman jaringan teroris
Karimun (Antara Kepri) - Kepolisian Resor Karimun Provinsi Kepulauan Riau, menambah 140 personel pada kekuatan Operasi Lilin Seligi 2016 untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru.
Para personel tambahan itu dilibatkan mendukung petugas rutin n pengamanan baik di tingkat Polres maupun polsek-polsek, kata Kapolres Karimun AKBP Armaini usai gelar pasukan Operasi Lilin Seligi 2016 di Tanjung Balai Karimun, Kamis.
Kekuatan pengaman ditambah pula dengan personel dari Brimob, TNI, Satpol PP dan instansi terkait.
Armaini mengatakan bahwa pihaknya mendirikan beberapa pos pengamanan di sejumlah titik dan pusat keramaian untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Operasi Lilin Seligi, yaitu mulai 23 Desember 2016 sampai 1 Januari 2017.
Menurut dia, sejumlah personel juga ditempatkan di gereja-gereja, dan berkoordinasi dengan pengurus gereja setempat untuk kelancaran ibadat Natal.
"Kita juga selalu berkoordinasi dengan Tim Densus 88 Antiteror untuk mencegah dan memantau kemungkinan ancaman jaringan teroris," ujarnya.
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat memimpin apel gelar pasukan tersebut mengharapkan seluruh aparat yang terlibat dalam Operasi Lilin Seligi 2016 meningkatkan pengawasan, serta selalu berkoordinasi jika terdapat ancaman terhadap gangguan kamtibmas.
"Tingkatkan langkah-langkah cegah dan tangkal dengan memberdayakan fungsi-fungsi intelijen terhadap upaya-upaya mengganggu keamanan dan kelancaran ibadat Natal dan perayaan tahun baru," ujarnya.
Aunur Rafiq dalam kesempatan itu juga menyampaikan sejumlah amanat dan instruksi Kapolri Jenderal Tito Karnavian kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Seligi 2016.
Kapolri dalam amanatnya itu mengatakan aksi teror kemungkinan masih bisa terjadi selama liburan Natal dan tahun baru.
Untuk itu, dia menginstruksikan selalu jajaran dan personel yang terlibat melakukan upaya-upaya preventif dan preemtif serta memperkuat informasi intelijen.
Sebanyak 85.000 personel dan ribuan instrumen pendukung pengamanan, dan didukung dengan 1.500 pos pengamanan dan 1.000 pos pelayanan Natal dan Tahun Baru.
Ia juga menginstruksikan agar seluruh personel siap siaga, bertugas dengan tulus dan ikhlas, humanis, mawas diri, tidak arogan, tidak 'underestimate', dan tidak bertindak sewenang-wenang.
"Awasi tempat-tempat pariwisata dan cegah 'sweeping' yang dilakukan pihak-pihak tidak bertanggung jawab," demikian amanat Kapolri Jenderal Tito Karnavian.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : Rusdianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
