
Warga Tanjungsengkuang Keluhkan Banjir di Sei Tering

Banjir di Sei Tering luar biasa. Mudah-mudahan, karena sekarang Bapak sudah menjadi Wakil Wali Kota, maka akan terjuwud apa yang ditunggu-tunggu masyarakat Sei Tering
Batam (Antara Kepri) - Warga Tanjungsengkuang Kota Batam Kepulauan Riau mengeluhkan banjir yang kerap terjadi di Sei Tering, kepada Wali Kota Muhammad Rudi dalam silaturahmi bersama warga di Batam, Sabtu.
"Banjir di Sei Tering luar biasa. Mudah-mudahan, karena sekarang Bapak sudah menjadi Wakil Wali Kota, maka akan terjuwud apa yang ditunggu-tunggu masyarakat Sei Tering," kata Warga Tanjungsengkuang, Mukri.
Ia mengatakan bila hujan, Sei Tering selalu banjir, sehingga menyebabkan banjir di jalan dan mengganggu aktivitas anak sekolah dan pekerja.
Mukri juga berharap pemerintah kota segera melakukan tindakan nyata untuk mencegah banjir di dareah itu. Apalagi masyarakat telah berkali-kali melapor dan meminta bantuan kepada pemerintah.
"Alhamdulillah kemarin sudah realisasi normalisasi drainase, program dari pemerintah provinsi," katanya.
Normalisasi drainase dilakukan dengan mengeruk tanah dan berbagai limbah di sana agar sungai bisa menampung lebih banyak air, dan mengalir dengan baik.
Dan menurut Mukri, langkah itu sudah relatif mengurangi kekhawatiran warga akan banjir di setiap hujan.
Ia berharap pemerintah kota dapat melanjutkan normalisasi sungai yang sudah dimulai oleh pemprov, dengan solusi yang lebih berjangka panjang.
"Dibuka titik yang dangkal itu. Panjangnya 300 meter, lebar 10 meter, kami mohon Pak Wali agar dibantu. Mudah-mudahan 2017 atau 2018 bisa dibuat permanen," kata dia.
Di tempat yang sama, Wali Kota Muhammad Rudi mengatakan permasalahan di Sei Tering bisa diselesaikan dengan normalisasi drainase menggunakan alat berat yang disiapkan pemerintah.
"Soal sei tering, tahun ini kita pengadaan tujuh eskavator, satu di antaranya amfibi excavator. Itu segera akan dibeli. Jadi tak usah menunggu anggaran, tiap saat bisa kita lakukan normalisasi dengan alat sendiri," kata dia. (Antara)
Editor : Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
