Logo Header Antaranews Kepri

Kepri Antisipasi Ransomware Wannacry Serang Rumah Sakit

Selasa, 16 Mei 2017 12:47 WIB
Image Print
Mangsa utama teroris siber ini, rumah sakit. Ini harus dicegah agar tidak merugikan pihak rumah sakit dan pasien

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Dinas Komunikasi dan Informasi Kepulauan Riau mengantisipasi serangan program jahat (malicious software) berupa ransomware wannacry yang dapat merusak data di sistem komputer rumah-rumah sakit.

"Tidak ada langkah khusus yang kami lakukan, kecuali memasifkan daya tangkal terhadap penyebarkan ransomware wannacry, terutama di rumah sakit," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kepri Guntur Sakti, di Tanjungpinang, Senin.

Ia mengaku sudah melakukan koordinasi secara intensif dengan Dinas Kesehatan Kepri untuk mengambil langkah-langkah antisipatif yang disarankan Keminfo.

"Mangsa utama teroris siber ini, rumah sakit. Ini harus dicegah agar tidak merugikan pihak rumah sakit dan pasien," tegasnya.

Selain itu, kata dia Dinas Kominfo Kepri juga sudah melaukan upaya daya tangkal agar ransomware wannacry tidak menyerang Kantor Pemerintahan Kepri.

"Yang diserang itu perangkat Windows yang terkoneksi dengan jaringan LAN," katanya.

Kementerian Informasi menyebarkan informasi penangkalan ransomware kepada pelanggan jaringan seluler melalui pesan singkat. Dalam pesan itu disarankan agar seluruh pengelola TI menonaktifkan LAN atau "hotspot", dan melindungi data ke "storage" terpisah.

Guntur menambahkan pengguna komputer dianjurkan untuk memasang software antivirus dan anti-malware terpercaya di komputer, dan selalu memperbarui database signature agar mampu menangkap virus atau ransomware terbaru.

"Langkah penting yang harus dilakukan, biasakan melindungi data, karena tidak ada software antivirus atau anti-malware yang benar-benar bisa menjamin keamanan pengguna seratus persen," ujarnya. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026