Minggu, 22 Oktober 2017

Tanjabtim Minta Izin Majukan Pariwisata Pulau Berhala

id Tanjabtim,Minta,Izin,Majukan,Pariwisata,Pulau,Berhala
Tanjabtim Minta Izin Majukan Pariwisata Pulau Berhala
Bupati Lingga Alias Wello menyerahkan cendramata kepada Bupati Tanjung Jabung Timur Romy Haryanto, saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Lingga, Rabu (17/5). (Antarakepri/Ardhi)
Ada sedikitnya 500 orang wisatawan dari Provinsi Jambi berlibur ke Pulau Berhala setiap minggunya, melalui pelabuhan Nipah Panjang dan Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Lingga (Antara Kepri) - Bupati Tanjung Jabung Timur, Romy Haryanto, menyampaikan permohonan izin kepada Pemerintah Kabupaten Lingga untuk menggunaan fasilitas wisata di Pulau Berhala.

"Saya mewakili masyarakat Tanjung Jabung Timur memohon maaf dan mohon izin kepada Pemkab Lingga, agar kami dapat memakai fasilitas yang ada di Pulau Berhala itu," kata dia, saat kunjungan silaturahminya beserta rombongan ke kabupaten tersebut, Rabu.

Permohonan izin itu ia sampaikan mengingat semakin bertambahnya minat kunjugan wisatawan dari daratan Sumatera khususnya dari Provinsi Jambi, ke pulau indah bekas sengketa tapal batas wilayah administrasi kedua daerah.

Sertiap minggunya, kata Romy, ada sedikitnya 500 orang wisatawan dari Provinsi Jambi berlibur ke Pulau Berhala melalui pelabuhan Nipah Panjang dan Kampung Laut, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Bahkan, Bupati Tanjabtim itu tak keberatan jika kedua daerah otonomi tingkat II dari dua provinsi berbeda tersebut, membuat sebuah kesepakatan kerjasama.

"Alangkah lebih baiknya lagi hubugan emosional antara masyarakat Tanjung Jabung Timur dengan Lingga ini, kita tindak lanjuti dengan kerjasama. Mungkin bentuk kerjasamanya nanti bisa diatur oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda)," tuturnya.

Permohonan Bupati Tanjung Jabung Timur itu mendapat respon positif dari Bupati Lingga Alias Wello.

Menurut Bupati Alias, potensi pengembangan bersama sektor pariwisata di Pulau Berhala terbuka lebar.

Bahkan secara target market objek wisata pulau paling selatan Provinsi Kepulauan Riau ini adalah wisatawan dari daratan Sumatera, dimana Kabupaten Tanjung Jabung Timur menjadi salah satu pintu keluar dan masuk objek wisata tersebut.

"Kami memiliki keterbatasan dalam upaya mengembang potensi ini. Jadi kalau memang Tanjung Jabung Timur berminat untuk investasi, diatur pola kerjasamanya, mari kita kelola bersama pulau itu," tuturnya.

Mengenai rencana kerjasama antar kedua daerah, Pemerintah Kabupaten Lingga juga menaruh harapan besar pada beberapa sektor lain. Utamanya pada sektor perdagangan.

Menurut Bupati Alias, Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, merupakan daerah penyalur sembilan kebutuhan pokok (Sembako) seperti beras, gula, hasil pertanian, dan lain sebagainya, ke pasar Kabupaten Lingga.

Begitu juga sebaliknya, produk-produk perikanan seperti ikan teri, ebi, ikan asin dan juga karet yang masuk ke daratan Sumatera lewat sejumlah pelabuhan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, didatangkan dari Kabupaten Lingga.

"Kalau hubungan ini terputus, tentu memberi dampak besar terhadap ekonomi masyarakat kedua daerah. Harga sembako juga semakin mahal di pasar," tutupnya. (Antara)

Editor: Evy R Syamsir

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga