
Sat Brimob Polda Kepri Tingkatkan Patroli

Ini untuk menyikapi perkembangan situasi Kamtibmas di Kepri pascabom di Jakarta. Selain itu bom bunuh diri juga baru saja terjadi di Manchester Inggris, serangan sayap ISIS di Marawi Filipina
Batam (Antara Kepri) - Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau memperketat sistem pengamanan melalui peningkatan pola pengamanan kegiatan keagamaan dan patroli melibatkan unit kerja lengkap mengantisipasi berbagai ancaman pascateror bom di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur.
"Ini untuk menyikapi perkembangan situasi Kamtibmas di Kepri pascabom di Jakarta. Selain itu bom bunuh diri juga baru saja terjadi di Manchester Inggris, serangan sayap ISIS di Marawi Filipina," kata Kaden Gegana AKBP Bambang Wiji Asmoro, Jumnat, di Batam.
Kegiatan patroli dan pengamanan kegiatan keagamaan, kata dia, juga merupakan atensi langsung dari Kasat Brimob Polda Kepri Kombes Pol Tory Kristianto.
"Kemarin (Kamis) Unit Jibom Detasemen Gegana turut andil dalam bentuk pengamanan dan sterilisasi kegiatan Doa Bersama Gereja se-Kota Batam pada peringatan Hari Kenaikan Isa Almasih di Sporthall Temenggung Abdul Jamal," kata dia.
Pada kegiatan tersebut, kata dia, Sat Brimob menurunkan 1 Unit Jibom dalam rangka pengamanan dan sterilisasi kegiatan peringatan kenaikan Isa Almasih.
"Walaupun acara tersebut merupakan agenda tahunan kalender Kamtibmas, namun kami tidak ingin mengambil resiko atas ancaman yang akan terjadi. Kami tetap menurunkan Unit Inti Jibom untuk antisipasi perkembangan situasi Kamtibmas," kata Asmoro.
Dalam kegiatan patroli, Jajaran Unit Kerja Lengkap (UKL) Detasemen Gegana juga menyambangi tempat-tempat ibadah serta langsung berkomunikasi dengan masyarakat untuk menggali informasi hal mencurigakan terkait terorisme maupun tentang perkembangan situasi terkini.
"Kami melakukan itu sehingga akan mempermudah Unit Patroli dalam mengambil langkah-langkah cara bertindak apabila terdapat gangguan ataupun ancaman dari para pelaku teror. Ini sebagai langkah antisipasi," kata dia.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga meminta agar masyarakat tenang dan menjalankan aktifitas seperti biasa.
"Kami imbau masyarakat tetap tenang. Selain itu jangan ikut-ikutan men-share foto-foto korban. Karena pada dasarnya teroris ingin membuat masyarakat ketakutan, salah satunya dengan penyebaran foto-foto koban," kata dia.
Ia juga mengimbau masyarakat agar melapor jika ada hal mencurigakan di lingkungan masing-masing agar segera bisa diantisipasi oleh petugas. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
