Logo Header Antaranews Kepri

INSA Karimun Siapkan Kapal Cadangan Mudik Lebaran

Kamis, 8 Juni 2017 20:49 WIB
Image Print
Berdasarkan pengalaman, rute Riau paling tinggi lonjakannya, dan setiap tahun kita menyiapkan kapal cadangan untuk rute tersebut

Karimun (Antara Kepri) - Asosiasi Pengusaha Pelayaran Nasional Indonesia (INSA) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menyiapkan kapal cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang mudik Lebaran 2017.

Ketua DPC INSA Karimun Datuk Bustami Raja Marah di sela-sela apel kesiapan Posko Angkutan Laut Lebaran 2017 di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Balai Karimun, Kamis mengatakan, kapal cadangan disiapkan untuk tujuan Provinsi Riau, seperti Selatpanjang, Buton, Bengkalis, dan Pekanbaru.

"Berdasarkan pengalaman, rute Riau paling tinggi lonjakannya, dan setiap tahun kita menyiapkan kapal cadangan untuk rute tersebut," kata dia.

Bustami menjelaskan, penyiapan kapal cadangan tersebut juga sesuai dengan rapat bersama KSOP untuk menyambut musim Mudik Lebaran 2017.

Sementara untuk rute lain, menurut dia, akan tetap dilayani dengan kapal reguler yang jadwal keberangkatannya lebih fleksibel, kapal diberangkatkan jika terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan.

"Kalau kapal reguler tidak juga mampu mengangkut penumpang, maka kapal cadangan akan kita berangkatkan," ujarnya.

Berdasarkan rapat dengan KSOP tersebut, menurut dia, disepakati tidak ada kenaikan harga tiket kapal. "Tidak ada tuslah Lebaran," kata Bustami.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas II Tanjung Balai Karimun Letkol (Mar) Eko Priyo Handoyo mengatakan, Posko Angkutan Laut Lebaran 2017 dimulai pada Minggu (11/6) hingga H+15 Lebaran.

Pendirian Posko Mudik Angkutan Laut tersebut, menurut dia, merupakan tindaklanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut No UM.008/41/7/DJPL-17 tanggal 26 Mei 2017 tentang Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2017.

"Posko Angkutan Laut diberlakukan untuk memantau arus pergerakan penumpang di pelabuhan domestik, internasional, antarpulau maupun pelabuhan roro (penyeberangan)," kata Eko Priyo Handoyo.

Untuk mencegah kecelakaan pelayaran, Eko mengaku bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kelaiklautan kapal yang akan beroperasi selama Mudik Lebaran 2017.

"Kami memprediksi jumlah penumpang selama mudik tahun ini meningkat 5 sampai 7 persen. Untuk itu, kami sudah meminta kepada perusahaan pelayaran untuk menyiapkan armada tambahan," tuturnya.

Mengenai kesiapan fasilitas penumpang, dia mengatakan telah meminta kepada PT Pelindo I Cabang Tanjung Balai Karimun dan BUP Karimun untuk membenahi dan memperbaiki fasilitas penumpang di pelabuhan.

"Lonjakan penumpang biasanya terjadi pada H-7 Lebaran. Untuk itu, kami minta kepada Pelindo dan BUP untuk membenahi fasilitas penumpang," katanya. (Antara)

Editor: B.S Hadi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026