Puluhan Kendaraan Terjaring Razia di Karimun

id razia kendaraan, razia karimun, tilang karimun, kepulauan riau,

Surat tilang yang kita keluarkan sebanyak 54 surat. Sebanyak 29 di antaranya masalah Surat Tanda Nomor Kendaraan, 4 masalah Surat Izin Mengemudi, dan 21 masalah kelengkapan kendaraan bermotornya

Karimun (Antara Kepri) - Puluhan kendaraan roda dua terjaring razia karena melanggar berbagai aturan berlau lintas di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Jumat.


"Surat tilang yang kita keluarkan sebanyak 54 surat. Sebanyak 29 di antaranya masalah Surat Tanda Nomor Kendaraan, 4 masalah Surat Izin Mengemudi, dan 21 masalah kelengkapan kendaraan bermotornya," kata Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Teuku Fazrial Kenedy, disela razia.


Satlantas Polres Karimun menggelar razia sejak Kamis (6/7) bersama Unit Pelaksana Teknis Dinas Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Kepulauan Riau.


Razia digelar di beberapa lokasi, antara lain di Jalan Teuku Umar, Tanjung Balai Karimun. Setiap kendaraan bermotor yang melintas, tidak luput dari pemeriksaan petugas.


Selain pelanggaran berlalu lintas, aparat juga menemukan banyak pengendara yang tidak taat membayar pajak.


"Untuk roda 4 nihil, dan sanksi teguran juga nihil," katanya.


Ia mengatakan, pengendara yang tidak membayar pajak diharuskan membuat surat pernyataan bersedia membayar pajak kendaraan.


Sementara itu, Fajar, warga Pelipit yang kebetulan lewat di jalan tersebut mengaku terkejut dengan pelaksanaan razia gabungan.


Fajar yang ikut terjaring razia tidak menyesalkan tindak yang dilakukan aparat. Karena menurut dia, kegiatan itu mampu membuat ketertiban di tengah masyarakat.


"Saya kena juga, karena enggak ada SIM. Bagus seperti ini, biar tertib semuanya, enggak ada lagi kendaraan yang berani," kata Fajar.


Namun, ia berharap aparat tidak sekedar melakukan razia lalu lintas, melainkkan juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mengingat pengguna jalan raya setiap bulan bertambah.


"Terlebih pengurusan SIM, dan saat bayar pajak, pelayanannya kudu ditingkatkan," ujar Fajar. (Antara)


Editor: Yunita
Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar