Logo Header Antaranews Kepri

Tender Pengelolaan Bandara Hang Nadim Segera Dibuka

Kamis, 27 Juli 2017 17:32 WIB
Image Print
"Akhir Agustus nanti kami akan menggundang investor yang berminat. Sehingga sebulan berikutnya sudah bisa dilakukan tender," kata Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Kawasan Batam, Eko Budi Santoso.

Batam (AntaraKepri) - Badan Pengusahaan Kawasan Batam segera membuka tender pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim Batam dan diharapkan pemenangnya sudah diperoleh pada akhir 2017.

"Akhir Agustus nanti kami akan menggundang investor yang berminat. Sehingga sebulan berikutnya sudah bisa dilakukan tender," kata Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha BP Kawasan Batam, Eko Budi Santoso di Batam, Kepulauan Riau, Kamis.

Dalam proses tender, kata dia, BP Kawasan Batam menggandeng Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Tender akan mengacu pada Perpres No.38. Prosesnya juga tetap dikawal oleh LKPP," kata dia.

Dengan tender itu, kata Eko, maka pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim Batam akan menggunakan sistem kerja sama antara pemerintah dengan swasta.

"Nantinya pemenang tender akan membayar ke BP Batam untuk mengelola. Kemudian, selanjutnya tiap tahun ada pembagian pendapatan dengan BP Batam. Dengan begitu BP Batam tidak ikut-ikutan lagi mengelola Hang Nadim," kata Eko.

Saat ini, kata dia, sudah ada 11 investor dari berbagai negara yang menyatakan berminat untuk menegelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

"Terakhir yang menyatakan ketertarikannya berasa dari Munich Airport. Kami sudah diundang pengelola Munich Airport untuk membahas investasi di Bandara Hang Nadim. Mereka ingin mewujudkan Bandara Hang Nadim menjadi kawasan Aeromaritropolis," kata dia.

Perusahaan lain yang tertarik mengelola Hang Nadim adalah Konsorsium dari Singapura, pengelola Incheon Airport Korean GMR Airport, GVK, Vinci, Mitsui Jepang, dan PT Angkasa Pura 2.

Nantinya Kawasan Hang Nadim akan dilengkapi berbagai fasilitas MICE, pusat hiburan, apartemen, pendukung pariwisata hingga perhotelan.

Bandara Internasional Hang Nadim Batam menempati lahan seluas 1.762 hektare, namun dari jumlah tersebut baru sekitar 40 persen yang sudah dimanfaatkan. (Antara)

Editor: Yunita



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026