
Dua Calon Haji Indragiri Hulu Batal Berangkat

Dua jamaah batal berangkat yaitu Reni Iryanti Binti Syamsuri karena sakit dan ditunda keberangkatannya dan Darmawati Binti Abdul Kadir yang merupakan pendamping jamaah sakit
Batam (Antara Kepri) - Dua orang calon haji asal Indragiri Hulu, Riau, yang semestinya tergabung bersama kelompok terbang 4 Embarkasi Hang Nadim Batam, terpaksa batal berangkat karena sakit.
"Dua jamaah batal berangkat yaitu Reni Iryanti Binti Syamsuri karena sakit dan ditunda keberangkatannya dan Darmawati Binti Abdul Kadir yang merupakan pendamping jamaah sakit," kata Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam, Subadi, Kamis.
Kini, Reni Iryanti dalam perawatan Rumah Sakit Otorita Batam untuk penanganan lebih lanjut.
Subadi menyatakan bila kondisi Reni membaik dan dinyatakan layak terbang oleh petugas medis, maka akan digabungkan dengan kloter lain untuk berangkat ke Tanah Suci.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Abdul Kadir, saat melepas jamaah calon haji Kloter 4 mengajak jamaah senantiasa meluruskan niat, melaksanakan ibadah haji semata-mata karena Allah SWT, bukan untuk menaikkan kedudukan sosial atau ingin mendapatkan pujian dari orang lain.
"Tunaikan ibadah haji dengan syariat yang benar, jaga nilai kemabruran haji, ikuti panduan yang diberikan oleh petugas," kata dia.
Ia mengingatkan ibadah haji membutuhkan persiapan fisik dan mental yang prima.
"Lebih dari tiga juta jamaah akan berkumpul di tempat yang sama untuk melakukan ritual ibadah yang sama, sehingga perlu adaptasi dengan situasi dan kondisi di lapangan," kata dia.
Jamaah agar menyingkirkan sikap egois dan arogan, melainkan lebih menjaga solidaritas, toleransi dan saling hormat menghormati.
Kloter 4 Embarkasi Batam terdiri dari 448 jamaah asal Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu (Riau).
Berdasarkan hasil qurah maktab, selama berada di Mekkah, JCH Kloter 4 Embarkasi Batam menempati wilayah Misfalah, Maktab 37, Sektor 11 dengan nomor rumah 1111 dan 1112. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
