
Sinematografer Kepri Serukan Anti Hoax
Minggu, 12 November 2017 22:34 WIB

Batam (Antara Kepri) - Pelaku industri kreatif dibidang sinematografi menyerukan anti hoax terhadap maraknya informasi menyesatkan yang masih beredar di media sosial hingga kini.
"Secara khusus melalui karya video pendek ini, saya coba menyampaikan jangan sembarangan menyerap informasi yang kebenarannya belum tentu. Lalu menyebarkannya diberbagai media sosial seperti yang terjadi saat ini," kata Sinematografer asal Batam, Sandi Ardian.
Menyambut peringatan hari jadi Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara yang ke-80 tahun (10 Windu), Biro Kepulauan Riau menyelenggarakan perlombaan video challange anti hoax di media sosial Instagram.
"Mungkin ini lebih tepatnya untuk mengasah kemampuan anak muda yang penuh dengan kreatifitas. Sehingga dengan adanya perlombaan ini masyarakat dapat menyadari berbagai resiko yang dirasakan jika menjadi pelaku ataupun meneruskan informasi hoax tersebut," kata Kepala Biro Antara Kepulauan Riau, Evy R. Syamsir, Minggu.
Kompetisi video challange anti hoax oleh Antara Biro Kepri diikuti 14 peserta dari provinsi Kepulauan Riau. Dari ajang mengasah kreatifitas anak bangsa tersebut, terpilih dua nominasi pemenang paling informatif dan kreatif.
"Untuk pemenang paling informatif jatuh kepada akun @indiecreator yang mengangkat tema Stop Hoax Mulai Dari Diri Sendiri. Selanjutnya untuk video paling kreatif diraih oleh akun @aldino_04 dengan judul video Tidak Hoax," kata Evy.
Ia menambahkan, bersampena dengan HUT 10 Windu Antara ini, biro Kepulauan Riau tidak hanya menyelenggarakan kompetisi video challange 60 detik di instagram dan literasi bersama pelajar se-kota Batam yang dilakukan beberapa waktu lalu.
"Dalam waktu dekat lomba film pendek durasi 10 menit dengan mengangkat tema kemaritiman akan kami selenggarakan. Semoga hal ini dapat merangsang generasi muda dalam menyampaikan informasi melalui dunia perfilman," kata Evy.
Pelajar dari SMK Kartini Batam, Windy Afrilya usai penyerahan hadiah pemenang video challange anti hoax yang diselenggarakan di kantor biro Antara Kepulauan Riau mengatakan hadirnya Antara ditengah masyarakat khususnya pelajar mulai dirasakan.
"Dulu saya tidak tahu apa itu Antara. Dengan adanya perlombaan tersebut saya pun sudah mengetahui peran Antara sebagai lembaga kantor berita negara. Semoga kompetisi mengasah kreatifitas ini dapat berkelanjutan," pungkasnya. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Danna Tampi
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
