
Pemkot Batam harap bus pemprov untuk Batam

Sepertinya itu bus yang dulu untuk pekerja, mudah-mudahan bisa untuk Batam
Batam (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kota Batam berharap bus-bus milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang saat ini tidak beroperasi dihibahkan untuk melayani warga setempat.
"Kita meminta ke Provinsi, bus yang mangkrak boleh tidak untuk kita. Nanti dibuat suratnya ke Gubernur," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Rabu.
Bus-bus itu dibutuhkan untuk menggantikan ratusan angkutan kota yang sudah tidak layak jalan.
Wali Kota menyatakan melihat sejumlah bus milik Pemprov Kepri di sekitar Pelabuhan Telaga Punggur. Bus bantuan dari sejumlah BUMN itu terparkir di pelabuhan dan nampaknya sudah lama tidak digunakan.
"Sepertinya itu bus yang dulu untuk pekerja, mudah-mudahan bisa untuk Batam," kata Wali Kota.
Kepala Bidang Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan Kota Batam, Syafrul Bahri menyatakan ratusan angkutan kota yang melayani trayek utama dan cabang sebenarnya sudah tidak layak beroperasi, namun tetap dipaksakan untuk mengangkut penumpang.
Data dinas perhubungan, terdapat 1.745 unit angkutan kota trayek cabang di Batam, sebanyak 1.262 unit di antaranya tidak layak jalan, dan hanya 483 unit yang layak jalan.
Dishub juga mencatat ratusan bus trayek utama yang tidak layak beroperasi namun masih melayani penumpang.
"Jumlah kendaraannya 617 unit, yang layak 312 unit, 305 unit tidak layak operasi tapi masih operasi juga," kata dia.
Namun, lanjut Syafrul, tidak semua angkutan yang tidak layak jalan, masih beroperasi, karena sebagian sudah dihancurkan dan dialihfungsikan oleh pemilik.
Dishub Batam terus melakukan razia bersama aparat kepolisian untuk memastikan tidak ada kendaraan tidak layak beroperasi yang masih melayani penumpang.
Pewarta : YJ Naim
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
