Logo Header Antaranews Kepri

Integritas nusantara Batam-Bintan dikembangkan

Selasa, 27 Februari 2018 17:39 WIB
Image Print
Batam Economic Forum yang digelar di Radisson Hotel Batam (Antaranews Kepri/Danna Tampi)
Sehingga kita bisa melihat Batam dan Bintan menjadi satu kesatuan yang sangat penting untuk masa depan bangsa secara berkelanjutan

Batam (Antaranews Kepri) - Badan Pengusahaan (BP) bersama Pemkot Batam dan Provinsi Kepulauan Riau akan mengembangkan integritas nusantara Batam-Bintan dengan membangun jembatan yang menghubungkan kedua daerah tersebut.

Kepala BP Batam Lukiya Dinarsyah Tuwo, di Batam, Selasa, mengatakan apabila jembatan Batam-Bintan terbangun dapat mempermudah mobilitas pergerakan barang-barang industri dari kedua wilayah tersebut.

"Sehingga kita bisa melihat Batam dan Bintan menjadi satu kesatuan yang sangat penting untuk masa depan bangsa secara berkelanjutan," katanya.

Selain Bintan ke depan pihaknya juga akan melakukan hal tersebut dengan Kota Tanjungpinang.

Lukita mengatakan saat ini Batam masih menjadi ujung tombak pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri.

Karena itu pihaknya bersama-sama Pemprov Kepri harus membangun sinergi antara Batam-Bintan dengan harapan Kabupaten Bintan bisa lebih berkembang seperti Batam.

Meski Bintan saat ini belum berkembang seperti Batam, namun kata Lukita biaya hidup di Bintan jauh lebih murah dibandingkan Batam dan bisa menjadi salah satu daya tarik investor.

"Dengan komitmen yang ada di pemerintah daerah bersama PT Batam Mitra inilah saatnya bapak dan ibu sekalian yang sudah ada di Batam memperluas usahanya yang belum ada untuk datang segera ke Batam," ujarnya.

Lukita mengatakan pertumbuhan ekonomi di Batam tidak bisa melupakan apa yang sudah dimiliki di masa lalu yaitu Indonesia sudah memiliki kawasan industri dan 24 di antaranya sifat galangan kapal berjumlah 105.

"Kemudian ada lagi industri, ini akan tetap kita support dan berikan insentif di samping Batam harus mencari sumber-sumber pertumbuhan yang baru dengan melihat situasi yang ada di Singapura dan Malaysia untuk pertumbuhan perkembangan ekonomi secara global," paparnya.(Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor: Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026