Mabes Polri amankan empat kapal asing

id Mabes Polri amankan kapal asing di natuna

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Saptono Erlangga (Antaranews Kepri/Danna Tampi)

Batam (Antaranews Kepri) - Mabes Polri menangkap empat kapal asing di perairan Natuna Utara pada Kamis (15/3)  di empat titik koordinat berbeda dan mengamankan 33 Anak Buah Kapal (ABK) yang berkewarganegaraan Vietnam. 

"Ya benar kemarin ada diamankan empat kapal ikan di Natuna Utara," kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes S Erlangga, di Batam, Selasa.

Sayangnya Erlangga enggan membeberkan kronologis penangkapan kapal asing tersebut. 

Dari informasi yang didapatkan Antara, kapal pertama diamankan bernama BV 5480 TS/Sima-050 yang diaman pada pukul 17.50 WIB dengan titik koordinat 05.48.510 'U - 105.58.497 T dengan jumlah ABK delapan orang. Dengan nama nakhoda Tran anh Tuan warga negara Vietnam yang bermuatan ikan. Saat berlayar di Natuna Utara, kapal tersebut menggunakan bendera Indonesia dan tidak dilengkapi dokumen.

Kapal kedua bernama KG 90592 TS/Sima-053 bermuatan ikan yang diamankan pada pukul 00.27 WIB dengan koordinat 06.10.190' U-106.17.702' T. 

Dengan jumlah ABK tiga orang dan dinakhodai Nguyen Van Hoang berkewarganegaraan Vietnam. 

Saat diamankan, kapal tersebut menggunakan bendera Indonesia dan tidak memiliki dokumen. Kapal kedua bernama Kg 95337 TS / 054 pada pukul 00.40 WIB di titik koordinat 06.15.356'U- 106.15.776'T. 

Dalam kapal tersebut ditemukan 18 orang ABK dengan nakhoda Le ngoc Bach berkewarganegaraan Vietnam. Terakhir yatiu kapal KG 95366 bermuatan ikan yang diamankan pada pukul 02.50 WIB dititik koordinat 06.11.389 N-106.09.528 E. Dengan jumlah ABK empat orang. 

Dengan nakhoda Tran Van Thai berkewarganegaraan Vietnam. Para pelaku diduga melanggar pasal 35A ayat 2 dan Pasal 92 UU no 31 tahun 2004 tentang Perikanan sub pasal 93 ayat 2 dan 4 jo pasal 98 dan pasal 69 ayat 4 uu no 45 tahun 2009 tentang perubahan atas uu no 31 tahun 2004 tentang Perikanan.

Kapal ikan tersebut diamankan di Pelabuhan Batu Ampar. Hingga saat ini belum diketahui berapa ton jumlah ikan di keempat kapal tersebut.(Antara)

Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar