
Ombudsman minta Lapas Barelang optimalkan layanan pengaduan

Evaluasi kita ada catatan khusus hanya di mekanisme pengaduan, tapi ada juga yang baik dari sebelumnya dan itu kami apresiasi
Batam (Antaranews Kepri) - Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Kepulauan Riau meminta Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Barelang Kota Batam untuk mengoptimalkan layanan pengaduan baik dari warga binaan maupun dari pengunjung.
"Evaluasi kita ada catatan khusus hanya di mekanisme pengaduan, tapi ada juga yang baik dari sebelumnya dan itu kami apresiasi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri Achmad Irham Satria, di Batam, Selasa.
Menurut dia, Inspeksi Mendadak (Sidak) merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan untuk melakukan evaluasi terbuka dan serta melihat apakah ada perubahan dari tahun sebelumnya.
Pria yang akrab disapa Irham itu mengatakan, dari hasil evaluasi tahun sebelumnya kondisi Lapas Barelang masih dalam kondisi baik. "Hari ini kita lihat banyak perubahan, salah satunya sudah disediakan air panas sehingga itu menurunkan jumlah warga binaan yang sakit," ujarnya.
Kata Irham pada tahun sebelumnya pihaknya menemukan penggunaaan air tidak steril yang menyebabkan warga binaan sakit. Pihaknya juga mendapatkan kreativitas-kreativitas yang dimunculkan.
Salah satunya warga binaan memproduksi kue yang dipasarkan di dalam Lapas dan warung-warung sekitarnya. Namun kata dia ada beberapa hal yang menjadi catatan yaitu bagaimana Lapas bisa melakukan evaluasi setiap hari.
"Saran kami ke Lapas bagaimana mengefektifkan pangaduan baik dari pengunjung maupun dari warga binaan," katanya.
Dengan begitu Kepala Lapas kata dia akan tahu apa kekurangan dan yang harus diperbaiki setiap hari. Dalam kunjungan tersebut pihaknya melihat kondisi ruang makan, dapur, persediaan sembako, klinik serta obat-obatan di Lapas.
"Apa (Sembako) sesuai dengan standar Dirjen Kemasyarakatan dan dokter harus ada, itu yang kita wanti-wanti dan kita cek ternyata dokternya ada," katanya. Selain itu pihaknya melihat air bersih yang selama ini pengelolaannya kurang baik. Sehingga pihaknya memberikan catatan sementara agar ada peningkatan evaluasi di internal Lapas Barelang.
Sementara itu Kalapas Barelang Surianto mengatakan pihaknya membuka kotak aduan setiap minggu dan akan dilakukan sesuai evaluasi dari Ombudsman. "Saya tinggal menjalankan apa yang dievaluasi beliau dan insyaallah akan kita buka (kotak aduan) setiap hari," katanya.(Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Messa Haris
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
