
Potensi Kelapa Desa Resang siap tampung Investor

Dalam satu bulan masyarakat bisa panen paling sedikit diluar musim panen bisa mencapai dua ribuan biji
Lingga (Antaranews Kepri) - Desa Resang Kecamatan Singkep Selatan Kabupaten Lingga Provinsi Kepulauan Riau, memiliki potensi buah kelapa yang siap menampung para investor yang ingin berinvestasi dibidang tersebut. Potensi kelapa di Desa Resang sudah ada sejak turun temurun bahkan hingga saat ini sebagian masyarakat masih mengandalkan kelapa sebagai pendulang perekonomian keluarga.
Meskipun begitu potensi ini belum mampu tergarap maksimal karna belum adanya investor yang tertarik untuk mengelola buah kelapa di Desa Resang Kecamatan Singkep Selatan, sehingga beberapa masyarakat menjual hasil panen buah kelapa keluar Kabupaten Lingga baik yang sudah diolah menjadi Kopra maupun yang masih utuh atau belum diolah.
"Dalam satu bulan masyarakat bisa panen paling sedikit diluar musim panen bisa mencapai dua ribuan biji," kata Kepala Desa Resang Hanafi kepada Antara, Sabtu.
Komitmen pemerintah Desa Resang untuk menjadikan potensi buah kelapa ini sebagai peningkatan ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat, yaitu dengan mengajak investor untuk berinvestasi di Desa Resang dengan menyediakan lahan kurang lebih 290 Hektar untuk perkebunan kelapa. Dan rencananya perkebunan ini nantinya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Penunjang ekonomi masyarakat Desa Resang yang turun temurun ini diharapkan dapat dijadikan penghasilan utama yang akan mensejahterakan masyarakat Desa Resang. Meskipun menurutnya saat ini pemerintah daerah sedang gencar melakukan penanaman padi untuk kesediaan pangan disektor persawahan, hal tersebut tidak akan mengganggu masyarakat yang memiliki kebun buah kelapa.
"Jika sawah dan kelapa ini berjalan ini akan sangat menjanjikan, karna kelapa ini berbeda dengan sawah pola perawatan dan penanamannya jadi akan saling bersinergi," sebutnya.
Selain itu saat ini masyarakat Desa Resang juga memiliki potensi perikanan yang cukup baik, yang selama ini menjadi penopang hidup bagi sebagian besar masyarakat desa resang yang kebetulan berbatasan langsung dengan laut. Berbagai potensi ini akan menjadi pendukung bagi para investor yang nantinya akan berinvestasi di desa wilayah selatan pulau Singkep ini.
Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga melalui Dinas Perindustrian Kabupaten Lingga saat ini juga sudah membangun sentra pengolahan kelapa di Desa Resang Kecamatan Singkep Selatan, yang sudah selesai dibangun pada tahun 2017 yang lalu dan pada tahun 2018 ini melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Dinas perindustrian akan kembali melanjutkan beberapa fasilitas pendukung untuk sentra pengolahan kelapa di Desa Resang ini.
"Tahun 2019 ini dipastikan beroperasi, jadi ini sudah sangat komplit jika ada investor yang ingin berinvestasi di bidang buah kelapa ini," jelasnya. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta : Nurjali
Editor:
Kepulauan Riau
COPYRIGHT © ANTARA 2026
