Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Karimun bantu perbaiki rumah korban bencana

Rabu, 23 Mei 2018 16:22 WIB
Image Print
Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak disapu angin puting beliung. (Antaranews Kepri/Rusdianto)
Besar bantauan untuk setiap keluarga berbeda-beda, tergantung besar kecilnya kerusakan. Ada korban yang mendapat Rp17 juta, Rp12 juta atau lebih kecil dari jumlah tersebut.

Karimun (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, memberikan bantuan sebesar Rp100 juta untuk 17 kepala keluarga di Desa Jang, Kecamatan Moro, yang rumahnya rusak diterjang angin puting beliung.

Bantuan tersebut diserahkan Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau korban bencana angin puting beliung tersebut, Selasa.

"Bantuan ini silakan digunakan untuk memperbaiki rumah sehingga bisa ditempati seperti semula," kata dia.

Besar bantauan untuk setiap keluarga berbeda-beda, tergantung besar kecilnya kerusakan. Ada korban yang mendapat Rp17 juta, Rp12 juta atau lebih kecil dari jumlah tersebut.

Bupati mengatakan, pemerintah daerah tidak bisa membantu perbaikan rumah secara keseluruhan, tetapi tambahan agar beban warga untuk melakukan perbaikan menjadi lebih ringan.

"Kepada para warga yang ditimpa musibah, saya minta bersabar. Apa yang dialami adalah musibah, mari ambil hikmahnya," katanya.

Angin puting beliung melanda Desa Jang pada Minggu (13/5), dan menyapu sedikitnya 17 rumah warga di pinggir laut, dari 17 rumah tersebut, sebanyak 7 unit mengalami rusak parah, sisanya rusak ringan.

"Ada rumah warga yang atapnya lepas, dindingnya juga lepas. Tapi tidak ada korban jiwa," kata Kepala Desa Jang Nurbi.

Rumah-rumah yang diterjang puting beliung, menurut dia, terbuat dari papan kayu dengan atap seng.

Nurbi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyalurkan bantuan untuk warga yang ditimpa musibah.

"Mudah-mudahan rumah mereka selesai diperbaiki, sehingga mereka dapat kembali hidup dengan nyaman," katanya.

Angin puting beliung tersebut berasal dari kawasan Batu Belubang Dusun Kericik berputar-putar menuju permukiman penduduk. Sebanyak 46 jiwa terkena dampak dari musibah bencana alam tersebut.

Para korban yang ditimpa musibah, sementara menempati tenda-tenda yang dibantu Dinas Sosial yang diserahkan pemerintah daerah pekan lalu.

Salah seorang korban Zaenab mengatakan, kawasan pinggir laut Desa Jang merupakan salah satu kawasan yang rawan angin puting beliung.

"Angin kencang datang dari arah laut, mengangkat atap rumah, dinding lepas. Kami keluar dari rumah mencari selamat," pungkasnya. (Antara)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026