
Pos Mudik Polres Lingga angkat budaya lokal

Polres Lingga bersama dengan TNI dan tim gabungan lainnya juga akan rutin melakukan patroli-patroli gabungan di beberapa titik-titik rawan yang ada di Kabupaten Lingga.
Lingga (Antaranews Kepri) - Pos Mudik Lebaran yang terdiri dari pos pengamanan dan pos pelayanan arus mudik Kepolisian Resort Lingga, angkat tema kebudayaan lokal bertujuan untuk menambah semarak budaya Melayu dalam pelayanan arus mudik dan balik selama bulan Ramadhan dan Idulfitri.
"Ada dua pos pengamanan dan enam pos pelayanan yang kita siapkan, di beberapa lokasi arus mudik dan balik yang ada di Kabupaten Lingga," kata Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho, kepada Antara, Rabu.
Budaya lokal yang diangkat untuk Pos Mudik Lebaran itu yakni bentuk bangunan berupa rumah panggung dan petugas juga mempergunakan pakaian Melayu.
Dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik, serta perayaan Idul Fitri nanti Kepolisian Resort Lingga bersama TNI juga menggandeng beberapa lembaga vertikal lainnya termasuk pemerintah daerah Kabupaten Lingga. Sebelum melakukan pengecekan kesiapan pos-pos pengamanan dan pos pelayanan Polres Lingga terlebih dahulu menggelar rapat antar stakeholder di ruang Rupatama Polres Lingga.
Adapun total personil gabungan dari TNI, Polri dan beberapa intansi dan lembaga vertikal lainnya yang tergabung dalam Operasi Ketupat ini berjumlah kurang lebih seratus lima puluh orang. Setiap pos-pos pelayanan dan pos pengamanan nantinya juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, salah satunya fasilitas kesehatan dan beberapa fasilitas pendukung lainnya untuk dapat melakukan tindakan awal jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Ada beberapa titik rawan baik itu didarat maupun dilaut yang akan diantisipasi, baik itu rawan kecelakaan maupun gangguan Kambtibnas lainnya," ujarnya.
Polres Lingga bersama dengan TNI dan tim gabungan lainnya juga akan rutin melakukan patroli-patroli gabungan di beberapa titik-titik rawan yang ada di Kabupaten Lingga. Mengingat luas wilayah Kabupaten Lingga yang terdiri dari laut, pihaknya juga akan mengoptimal patroli laut bersama Polair dan TNI AL, serta dibantu juga dari Basarnas yang saat ini sudah membuka unit siaga bencana di Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga.
Secara garis besar arus mudik di Kabupaten Lingga juga menggunakan tranportasi laut, dan ada juga sebagian kecil yang menggunakan jalur udara. Namun mengingat besarnya arus mudik yang menggunakan transportasi laut, sehingga jajaran Polres Lingga dibantu dengan TNI dan instansi lainnya akan memperkuat pengamanan di jalur laut untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang akan mudik ke Kabupaten Lingga.
"Kita juga menghimbau kepada para pemudik, untuk mempersiapkan berbagai persiapan demi keselamatan keluarga dan kenyamanan saat mudik, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan berkumpul bersama keluarga," sebutnya. (Antara)
Pewarta : Nurjali
Editor:
Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
