Logo Header Antaranews Kepri

Dua JCH Riau terpaksa ditinggal di Madinah

Sabtu, 4 Agustus 2018 10:01 WIB
Image Print
Sejumlah calon haji Indonesia menjalani perawatan di Balai Pengobatan Haji Indonesia di Madinah. (FOTO ANTARA)
Keduanya akan melanjutkan ibadah ke Mekkah bersama kloter berikutnya bila kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan layak oleh petugas kesehatan.

Batam (Antaranews Kepri) - Dua orang jamaah calon haji kelompok terbang 6 Embarkasi Hang Nadim Batam asal Kabupaten Indragiri Hilir, Riau terpaksa tinggal di Madinah dan tidak melanjutkan perjalanan ke Mekkah bersama rombongannya karena sakit.

Kepala Sub Bagian Informasi dan Humas Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Hang Nadim Batam, Syahbudi, Jumat, menyatakan dua calon haji yang belum berangkat ke Mekkah yaitu Raja Syamsiar bin Raja Duyut Aman dan Rodiah binti Atan Luwuk.

"Berdasarkan data yang kami peroleh dari Ketua Kloter 6 Agus Saputra Amir, dua orang JCH sakit dirawat di Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Madinah, Jumat (3/8)," kata Syahbudi.

Keduanya akan melanjutkan ibadah ke Mekkah bersama kloter berikutnya bila kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan layak oleh petugas kesehatan.

Sementara itu, 445 Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 6, Jumat pagi waktu setempat meninggalkan Madinah Al Munawwarah menuju Makkah Al Mukarramah.

"Sampai dengan berita ini diturunkan masih terdapat 4 Kloter lagi JCH Embarkasi Haji Batam yang berada di Madinah yakni Kloter 7 sampai 10," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan Haji PPIH Embarkasi Batam, Erizal Abdullah, mengatakan 6.728 orang jamaah calon haji Embarkasi Hang Nadim Batam dari Riau, Kepulauan Riau, Jambi dan Kalimantan yang tergabung dalam 15 kelompok telah tiba di Tanah Suci.

Dalam laporannya saat pelepasan JCH Kloter 15, ia mengatakan kloter itu terdiri dari 109 orang calon haji Kota Singkawang, 142 orang Kabupaten Sintang, 191 orang Kota Pontianak, 2 orang Kabupaten Mempawah dan lima orang petugas kloter.

"Terdapat 1 JCH yang tunda berangkat ke tanah suci yaitu Syamsul Maarif Razali asal Kota Singkawang karena Sakit di daerah," kata dia.

Sementara 2 JCH mutasi masuk ke kloter 15 dari kloter 13 yaitu Mawarna Simin Djamal dan Mohammad Ali Abas asal Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Berdasarkan hasil qurah maktab 1439 H/ 2018 M, selama berada di Makkah JCH Kloter 15 akan menempati rumah di wilayah Raudhah Maktab 12 Sektor 03 rumah nomor 305 dan 306.

Penjabat Gubernur Kalbar, Dodi Riyadmaji mengingatkan agar jamaah menjaga kesehatan, sering minum air putih jangan terlalu memforsir tenaga.

"Atur waktu istirahat dan kurangi aktivitas yang tidak ada nilai ibadah," kata dia.

Dodi juga meminta kepada selurah jamaah calon haji Kloter 15, agar mendoakan Provinsi Kalimantan Barat agar rukun, aman, damai dan sejahtera. (Antara)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026