Kunjungan wisman ke Kepri naik 10,55 persen

id wisman, kepri, tanjungpinang

Wisman menaiki becak motor saat berkunjung ke Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang. (Antara News Kepri/Ogen)

kunjungan wisman ke Provinsi Kepri selama Agustus 2018 masih didominasi oleh wisman dari lima negara yakni Singapura, Malaysia, Tiongkok, India dan Korea Selatan
Tanjungpinang (Antaranews Kepri)- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri merilis angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kepulauan Riau pada Agustus 2018 mencapai 236.436 kunjungan, atau naik 10,55 persen dibanding Juli 2018 yang berjumlah 213.876 kunjungan.

Kepala BPS Provinsi Kepri, Zulkifli mengungkapkan, Kenaikan angka kunjungan wisman selama Agustus ini disebabkan oleh naiknya jumlah kunjungan wisman dari empat pintu masuk yang ada di Provinsi Kepulauan Riau. Yaitu Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Karimun.

"Masing-masing mengalami kenaikan. Yaitu, Batam 10,39 persen, Bintan 10,29 persen, Tanjungpinang 15,47 persen, dan Karimun 8,07 persen dibanding Juli 2018," kata Zulkifli, Senin (10/1).

Ia mengatakan, secara komulatif, sejak Januari-Agustus 2018, jumlah kunjungan wisman ke Provinsi Kepulauan Riau mencapai 1.662.476 kunjungan, atau naik 22,13 persen dibanding jumlah kunjungan pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yang berjumlah sebanyak 1.361.223 kunjungan.

"Secara komulatif kunjungan wisman terbesar dari pintu masuk Kota Batam, yakni 1.203.527 kunjungan (72,39 persen). Diikuti Bintan, Tanjungpinang dan Karimun," imbuhnya.

Zulkifli turut menuturkan, kunjungan wisman ke Provinsi Kepri selama Agustus 2018 masih didominasi oleh wisman dari lima negara, antara lain Singapura sebanyak 115.266 kunjungan, disusul Malaysia sebanyak 27.847 kunjungan, Tiongkok sebanyak 24.715 kunjungan, India 11.405 kunjungan dan Korea Selatan 4.267 kunjungan.

"Wisman Singapura masih mendominasi angka kunjungan ke Kepri. Tercatat selama Januari-Agustus 2018 sudah mencapai 788.045 kunjungan, atau 47,40 persen dari total wisman yang datang ke daerah kita selama periode tersebut," jelasnya.

Selain itu, dikatakan Zulkifli, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepri pada bulan Agustus 2018 mencapai rata-rata 48,62 persen, atau naik 2,53 poin dibanding TPK Juli 2018 sebesar 46,09 persen.

"Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepri selama Agustus ialah 1,76 perhari. Lebih tinggi 0,09 poin dibanding rata-rata lama menginap tamu pada Juli 2018 yaitu 1,67 perhari," pungkas Zulkifli. (Antara)

 
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar