Pemkot optimistis dua juta wisman kunjungi Batam

id kunjungan ,wisatawan mancanegara,wali kota batam,muhammad rudi,#BataMiliKita

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. (ANTARA News Kepri/Pradanna Putra)

Kalau hanya buat acara, orang datang ke Batam hanya karena acara, bukan karena suka Batam. Pulang dari acara, langsung balik ke Singapura, karena Batam enggak menarik
Batam (Antaranews Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau optimistis sebanyak dua juta wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi kota itu hingga akhir tahun 2018.

"Sampai Juni 2018 kemarin, tercatat sudah 1.044.000 kunjungan wisman. Itu semester pertama, kalau semester kedua ini bisa sama saja, berarti bisa sampai 2 juta kunjungan wisman," kata Wali Kota Muhammad Rudi di Batam, Kamis.

Angka itu melebihi target kunjungan wisman ke Batam pada 2018, yaitu sebanyak 1,8 juta kunjungan.

Wali Kota juga optimistis, bila pertumbuhan angka kunjungan wisman terus ditingkatkan, maka pada 2024, sesuai target jangka panjang yang ditetapkan pemkot.

Namun, ia menyayangkan, kunjungan wisman ke Batam itu hanya dalam waktu singkat. Hanya untuk menghadiri acara-acara yang diselenggarakan di kota itu, setelah itu kembali ke Singapura untuk menginap.

"Kalau hanya buat acara, orang datang ke Batam hanya karena acara, bukan karena suka Batam. Pulang dari acara, langsung balik ke Singapura, karena Batam enggak menarik," kata Wali Kota.

Perputaran ekonomi dari industri pariwisata pun relatif minim, karena wisman memilih untuk menginap, dan menghabiskan sisa waktunya di Singapura.

"Lain kalau Batam menarik, selepas acara mereka akan memilih memperpanjang waktu di Batam. Ekonomi pun berputar dari hotel, restoran dan lainnya. Pendapatan asli daerah juga meningkat dari situ," kata dia.

Karenanya, ia ingin Batam menjadi tempat yang nyaman untuk warga dan wisman. Satu di antaranya adalah dengan pembangunan infrastruktur dan taman kota.

Menurut dia, infrastruktur adalah satu di antara banyak faktor yang membuat sebuah kota menjadi nyaman ditinggali.

Selain itu, pemkot ingin memanfaatkan pulau-pulau penyangga untuk mengembangkan wisata bahari, sebagai destinasi liburan bagi wisman.

Pemkot Batam juga berharap dapat memanfaatkan lokasinya yang dekat dengan Singapura untuk menggenjot ke datangan wisman. Singapura dikunjungi sedikitnya 11 juta wisman setiap tahunnya. Namun, hingga kini, hanya sedikit yang melanjutkan perjalanan ke Batam, karenanya potensi itu harus dimanfaatkan lebih baik.

Dalam World City Summit beberapa waktu lalu, Wali Kota mengaku sudah mendorong terjalinnya nota kesepahaman antara semua travel untuk menggaet wisman yang datang ke Singapura untuk melanjutkan perjalanan ke Batam.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata menyatakan pemerintah ingin menciptakan citra Batam yang nyaman dan aman, bagi masyarakat dan wisman, dengan berbagai program pembangunan dan gerakan moral #BataMiliKita.

"Kalau kotanya sudah nyaman, wisman akan senang menghabiskan waktu di sini," kata dia.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar