Satu rumah rubuh diterjang angin kencang

id Angin kencang ,Belakangpadang ,Batam,Rumah,Rubuh

satu rumah rubuh tertiup angin kencang di Pulau Belakangpadang, Batam, Kamis sore. (Antaranews Kepri/YJ Naim)

Masyarakat sedang bergotong royong sekarang, mungkin hendak dibangun lagi
Batam (Antaranews Kepri) - Satu rumah warga pesisir di Pulau Belakangpadang, Kota Batam Kepulauan Riau rubuh akibat diterjang angin kencang pada Kamis sore.

"Iya, satu rumah yang kena angin kencang kemarin sore di Batu Gajah Kampung Bugis," kata Camat Belakangpadang, Asraf Ali di Batam, Jumat.

Rumah warga yang rubuh itu memang berdiri di atas laut dengan tonggak kayu, sehingga dinilai rawan tertiup angin.

"Karena fondasi rumah tidak kuat, dihantam angin jadi rubuh," tambah dia.

Warga yang tertimpa bencana kini diungsikan ke rumah kerabatnya, masih di pulau yang sama.

Kini warga pulau yang lain tengah bergotong royong membersihkan sekitar rumah yang rubuh, dan menyelamatkan bangunan yang masih bisa digunakan kembali.

"Masyarakat sedang bergotong royong sekarang, mungkin hendak dibangun lagi," ujar dia.

Ia mengatakan cuaca di pulau penyangga itu memang mendung dengan angin kencang sejak beberapa hari terakhir. Namun, pihak kecamatan belum memberikan peringatan kepada warga agar menghindar dari bibir pantai, terutama bila cuaca memburuk.

Camat telah melapor ke Dinas Sosial atas musibah yang terjadi di kecamatan kepulauan itu. Dan masih menunggu arahan dari dinas.

"Dari Dinas Sosial, apa tindakannya, belum tahu," lanjutnya.

Terpisah, Kepala Bagian Humas Pemkot Batam, Yudi Admaji membenarkan satu rumah rubuh di Pulau Belakangpadang akibat angin kencang.

Ia menyebutkan pemerintah masih melakukan koordinasi atas musibah yang terjadi.

"Pemerintah tidak mendirikan tenda, karena korbannya hanya satu rumah. Berdasarkan ketentuan, tenda didirikan bila korbannya lebih dari 10 rumah," tambah Yudi.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar