Pompong BBM terbakar di Natuna, satu tewas

id Laka

Sejumlah petugas melakukan penyemprotan untuk memadamkan api yang membakar pompong pengangkut BBM di Selat Lampa, Natuna, Selasa (23/10). (Antaranews Kepri/Cherman)

Natuna (Antaranews Kepri) - Satu orang Anak Buah Kapal (ABK) tewas saat sebuah kapal motor (pompong) pengangkut bahan bakar minyak (BBM) Desa Tanjungbatang, Kecamatan Pulau Tiga, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), terbakar di Pelabuhan Selat Lampa, Kecamatan Pulau Tiga, Selasa (23/10). 
Pompong tersebut terbakar saat sedang melakukan pengisian BBM jenis Premium.

Saksi mata di lokasi kejadian, Amir menuturkan, insiden bermula ketika pompong tersebut sedang melakukan pemuatan bahan bakar jenis premium pada pukul 10.00 WIB. Saat terjadi sambaran api, dua orang awak pompong menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Sejumlah personel TNI AL yang berjaga di pos yang berada tidak jauh dari tempat kejadian segera melakukan upaya pemadaman. 

“Satu orang terjebak di dalam kamar mesin,” kata Amin.

Belum diketahui secara pasti penyebab terbakarnya pompong tersebut. Keterangan yang berhasil dihimpun dari petugas TNI AL dan Koramil yang berada di lokasi kejadian menyatakan, korban bernama Sahroni (28), warga Kampung Batubulat, Tanjungbatang, Kecamatan Pulau Tiga. Sementara, tekong atau pengemudi pompong, Hanafi berhasil selamat dalam insiden tersebut setelah melompat ke air.

Hingga pukul 15.00, jenazah korban masih belum dievakuasi, karena menunggu pihak keluarga. 

Dihubungi terpisah, Kasi Damkar Pemkab Natuna, Elkadar Lismana mengatakan, petugas Damkar tidak dapat berbuat banyak karena lokasi kejadian berada 90 kilomemeter dari pos pemadam. 

"Saya rasa dengan kejadian ini, perlu ada Unit Pelaksana Teknis (UPT) di pelabuhan itu. Perda sudah ada mengatur struktur UPT, tapi belum ada Peraturan Bupati tentang UPT Damkar di setiap kecamatan," katanya.

Kejadian kebakaran ini bukan kali pertama terjadi. Pada bulan Mei 2018 lalu, kapal pompong pengangkut BBM antar pulau juga mengalami kejadian serupa di Pelabuhan Selat Lampa. 
Pewarta :
Editor: Joko Sulistyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar