Pemkot Batam perbaiki 214,952 km jalan lingkungan

id batam,perbaikan,jalan,pulau,penyangga

Batam (ANTARANews Kepri) - Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau berencana memperbaiki jalan lingkungan sepanjang 214,952 km di penjuru kota, termasuk di pulau-pulau penyangga daerah setempat pada tahun anggaran 2019.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam, Eryudhi Apriadi, di Batam, Rabu, menyatakan dari 214,952 km jalan lingkungan yang akan diperbaiki itu, sepanjang 181,519 km di antaranya melalui program Pemberdayaan Masyarakat Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PM-PIK) yang sudah masuk dalam APBD 2019.

Dan sepanjang 33,343 km lainnya akan dibangun langsung oleh Dinas Perkimtam.

"Itu terdiri atas 32,683 km di `mainland` (pulau utama) dan 750 meter di `hinterland` (pulau penyangga)," kata dia.

Selain jalan lingkungan, lanjutnya, pemkot juga akan membangun 56,947 km drainase di penjuru kota untuk mengantisipasi banjir. Ia mengatakan 35,595 km drainase di antaranya dilaksanakan melalui program PM-PIK.

"Tahun ini program PM-IK kita fokuskan untuk jalan dan drainase," kata dia.

PM-PIK merupakan program unggulan Wali Kota-Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi-Amsakar Achmad, yang dikampanyekan pada Pilkada 2015 yang kemudian direalisasikan sejak 2016. PM-PIK, kata Yudhi, berbasis pemberdayaan masyarakat, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pelaporan dikerjakan langsung oleh warga melalui kelompok kerja masyarakat (pokjamas).

"Kelurahan memperkuat keberadaan pokjamas melalui surat keputusan

lurah. Sedangkan Dinas Perakimtan melakukan pembinaan dan pendampingan," kata dia.

Dalam program itu, pemerintah menyiapkan anggaran tersendiri untuk pembangunan infrastruktur, sesuai dengan aspirasi masyarakat setempat. Setiap tahun alokasi dana yang disiapkan untuk setiap kecamatan terus bertambah.

Pada 2016, pemerintah kota mengalokasikan Rp750 juta untuk setiap kelurahan, kemudian pada 2017 bertambah menjadi Rp1 miliar per kelurahan, pada 2018 bertambah lagi menjadi Rp1,1 miliar. Dan rencananya, pada 2019 akan ditambah menjadi Rp1,3 miliar per kelurahan.

Dan sejak 2016, jalan sepanjang 273,083 Km dan drainase sepanjang 72,52 km sudah dibangun melalui program itu.

Ia mengatakan PM-PIK disejalankan dengan program pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah di tingkat kota, sehingga pembangunan dilakukan menyeluruh di penjuru kota.

"Sejauh ini sudah banyak masyarakat yang menikmati hasil program tersebut. Seperti jalan-jalan di kavling yang sebelumnya tak tersentuh pembangunan, melalui program PM-PIK ini sudah menjadi lebih baik," kata Yudhi.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar