Lanal Batam gagalkan penyelundupan 4,9 kilogram sabu

id Sabu,Lanal,Batam,Penyelundupan

Ilustrasi

Batam (Antaranews Kepri) - Tim Fleet 1 Quick Respons (F1QR) Patkamla Sea Rider 2 Lanal Batam menggagalkan penyelundupan 4,9 kilogram sabu asal Pasir Gudang, Malaysia menuju Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Danlanal Kota Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan, di Batam, Sabtu, mengatakan uapaya penyelundupan dilakukan pada Rabu (30/1) lalu. 

"Saat tim melakukan patroli sektor di sekitar Nongsa ada speed boat yang mencurigakan di lokasi sekitar pukul 04.45 WIB," katanya.

Kata Danlanal, speed boat tersebut dikendarai L yang merupakan warga Kota Batam.

Pelaku, kata dia, terlihat menghindari petugas saat akan didekati dan membuang barang bukti untuk mengelabui tim F1QR.

"Saat diperiksa tas yang dibuang pelaku ada narkoba jenis sabu," katanya.

Selain L, Lanal Kota Batam juga mengamankan kakak perempuan pelaku berinisial W. 

"L ini kurir yang melakukan penjemputan dari jaringan di Malaysia dan W bertugas untuk mengedarkan barang haram ini," paparnya.  

Kata Danlanal, L mendapat upah Rp2,5 juta perkilogram dalam sekali transaksi. 

Sementara W mendapat upah Rp7,5 juta. 

"Upah W lebih besar karena memiliki kendali yang lebih terhadap peredaran barang haram itu," ujarnya.

Kedua pelaku lanjutnya akan diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Antara)
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar