Kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam naik 15,61 persen

id wisatawan mancangerara,kunjungan wisman,kota batam

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam naik 15,61 persen

Ilustrasi: Wisman memadati Pelabuhan Internasional Batam Centre saat libur panjang Singapura, 9 Agustus 2019. (Yunianti Jannatun Naim)

Batam (ANTARA) - Libur panjang Singapura yang terjadi pada Agustus 2019 mampu mendorong angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam,  sehingga meningkat sekitar 15,61 persen dibandingkan Agustus 2018.

Dinas Pariwisata Kota Batam mencatat angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam pada Agustus 2019 sebanyak 184.077 kunjungan, meningkat dibandingkan Agustus 2018 yang mencapai 159.218 kunjungan.

"Ini karena public holiday Singapura yang terjadi saat akhir pekan, libur panjang empat hari. Jadi wisatawan mancanegara yang datang ke Batam tambah ramai," kata  Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, Rabu.

Akhir pekan pada pertengahan Agustus menjadi liburan akhir pekan yang panjang bagi warga Singapura, karena dimulai sejak Jumat (9/8) hingga Senin (12/8).

Pada Jumat (9/8) Singapura memperingati National Day dan menjadi libur nasional, sedangkan Senin (12/8) juga libur nasional memperingati Idul Adha.

"Sebenarnya setiap tahun angka kunjungan wisatawan mancanegara pada Agustus selalu ramai, tapi tahun ini tambah ramai," kata dia.

Sementara itu, dengan pencapaian 184.077 kunjungan wisman pada Agustus 2019, maka sepanjang Januari-Agustus 2019, tercatat 1.270.873 kunjungan wisman.

Berdasarkan data BPS, angka kunjungan ke seluruh Provinsi Kepulauan Riau pada Januari-Agustus 2019 sebanyak 1.888.958 kunjungan, meningkat sekitar 13,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.661.816 kunjungan.

Asal negara wisatawan mancanegara yang paling banyak mengunjungi Kepri, paling besar masih Singapura sebanyak 46,68 persen, disusul warga negara China sebanyak 10,41 persen,  Malaysia sebanyak 10,22 persen, dan India sebanyak 5,57 persen.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar