Bazar Imlek Tanjungpinang diharapkan masuk kalender wisata internasional

id Bazar imlek

Bazar Imlek Tanjungpinang diharapkan masuk kalender wisata internasional

Lampu lampion memeriahkan suasana menyambut Imlek di Jalan Merdeka, Tanjungpinang, Kepri. Di lokasi ini sudah dibuka bazar imlek selama sekitar satu bulan ke depan. (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, Kepri, Agus Chandra Wijaya berharap bazar Imlek di Jalan Merdeka, Tanjungpinang masuk ke dalam kalender nasional bahkan internasional Kementerian Pariwisata RI.

Dengan begitu, kegiatan rutin tahunan yang biasa digelar menjelang perayaan Imlek di Tanjungpinang ini kian dikenal luas oleh wisatawan nasional hingga internasional.

"Dampak positifnya tentu kunjungan wisman Tanjungpinang akan semakin meningkat," kata Agus di Tanjungpinang, Sabtu.

Politisi Nasdem itu pun optimistis bazar Imlek ini mampu mengangkat perekonomian masyarakat setempat.

Dikatakannya dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kegiatan serupa selalu ramai dan meriah oleh pengunjung tempatan terutama saat malam hari.

"Kegiatan ini akan jadi prioritas kami di tahun-tahun berikutnya," imbuhnya.

Bazar Imlek ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul, Jumat (27/12) malam.

Sedikitnya ada 200 pedagang yang memanfaatkan momentum tersebut untuk meraup pundi rupiah dengan berjualan selama sekitar satu bulan ke depan.

"Ada jualan kuliner, pakaian, suvenir, pernak-pernik Imlek, dan sebagainya," kata Syahrul.

Syahrul mengajak seluruh elemen masyarakat dapat meramaikan bazar tersebut, sehingga dapat menunjang perekonomian Tanjungpinang, terutama para pedagang kecil.

Ia pun berharap momentum Imlek semakin mempererat kebersamaan antar umat beragama yang ada di Tanjungpinang.

"Dengan kebersamaan itu, saya yakin Tanjungpinang akan selalu aman, damai, dan kondusif," tutur Syahrul.

Pantauan ANTARA di Jalan Merdeka, para pedagang mulai menata stan dan mengisi barang dagangan masing-masing, Sabtu sore.

Suasana menyambut Imlek semakin meriah, karena di sepanjang pelataran Jalan Merdeka telah dipasang lampu lampion.
 
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar