
BP Batam himbau warga hemat air

"Masalah air belum dapat solusi. Masyarakat harus hemat," kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi, Senin.
Batam (ANTARA) - Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Pelabuhan Bebas Batam Muhammad Rudi meminta warga kota menghemat penggunaan air, karena terancam krisis.
"Masalah air belum dapat solusi. Masyarakat harus hemat," kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi, Senin.
Bila warga tidak menghemat air, maka dalam 2 bulan ke depan, air sulit mengalir ke pemukiman. "Mari kita berhemat agar air di Batam tetap mengalir," kata dia.
Saat ini, air dari daratan Batam masih banyak dibuang ke laut, baik air hujan maupun air sisa penggunaan warga. Padahal semestinya harus dikelola agar tetap berada di pulau.
Karenanya harus dibuat sistem, agar air dapat dikelola dan tidak terbuang ke laut.
Solusi lain adalah penyambungan pipa dari waduk ke waduk. Namun, ia enggan menjabarkannya lebih detil dan menyerahkannya ke perusahaan pengelola air bersih Adhya Tirta Batam.
Ia juga menegaskan warga untuk tidak membuang-buang air. Pihaknya akan mengatur penggunaan air. "Kalau setiap bulan habis 1 drum, dihemat jadi 0,5 drum," kata pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam itu.*
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor:
Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
