Logo Header Antaranews Kepri

Teknologi daring bantu UKM ditengah pandemi COVID-19

Sabtu, 25 April 2020 13:21 WIB
Image Print
Aplikasi daring yang banyak digunakan saat pandemi dan larangan keluar rumah Foto Antara/Nurjali.
Anak-anak daerah yang memiliki kemampuan mengembangkan aplikasi juga dapat diberikan wadah untuk dapat terus berkarya

Lingga (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga mendukung pemerintah pusat dan daerah untuk memanfaatkan teknologi daring agar dapat membantu usaha-usaha kecil menengah (UKM) di tengah Pandemi Corona Virus Desease (COVID-19) yang saat ini sedang melumpuhkan beberapa sektor ekonomi baik usaha skala besar maupun usaha kecil menengah.

"Sebagai daerah pesisir di tengah pandemi ini UKM nya sangat terpuruk, namun saya melihat ada beberapa UKM yang cerdas tetap bertahan dengan memanfaatkan teknologi daring yang saat ini sudah digunakan hampir 70 persen masyarakat kita," ujar Neko Wesha Pawelloy, yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lingga, kepada Antara, Senin.

Untuk mendukung sektor ini menurutnya pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, harus dapat bekerja cepat mencarikan solusi pemanfaatan teknologi daring sebagai penunjang ekonomi UKM, karena saat ini teknologi daring sudah sangat menjadi barang yang tidak asing di tengah masyarakat kota maupun masyarakat pesisir.

Dirinya mencontohkan, beberapa masyarakat yang berjualan kue-muih cemilan yang ada di wilayah Kabupaten Lingga, sudah banyak yang memanfaatkan media daring salah satunya Facebook dan Instagram sebagai media promosi, dan dari pengakuan sejumlah pedagang tersebut menurutnya jualan melalui daring tersebut sangat ampuh menjangkau pembelinya.

"Saya sering juga pesan makanan lewat FB, dan bahkan berbincang dengan penjualnya mereka mengaku cukup laris jualan kue lewat media sosial, bahkan tidak hanya kue kebutuhan dapur lainnya juga ada yang mereka jual melalui daring," sebutnya.

Selain itu dirinya juga mendukung, anak-anak daerah pesisir yang saat ini sedang mengembangkan aplikasi-aplikasi berbasis online salah satunya lahirnya Wak Jek di Kabupaten Lingga, meskipun aplikasi tersebut belum begitu banyak diminati warga masyarakat namun kreatifitas yang dihasilkan cukup membantu beberapa UKM yang ingin memasarkan produknya.

Adapun bantuan yang dapat diberikan oleh pemerintah pusat maupun daerah kepada sektor-sektor ekonomi berbasis daring saat ini, adalah dengan memberikan subsidi pengunaan paket data internet kepada usaha-usaha rumah tangga, dan membuat aplikasi-aplikasi pendukung untuk UKM agar dapat memasarkan produknya sehingga dapat menekan biaya produksi.

"Selain itu anak-anak daerah yang memiliki kemampuan mengembangkan aplikasi juga dapat diberikan wadah untuk dapat terus berkarya, dan mengembangkan aplikasi yang dibutuhkan saat ini," sebutnya.

Untuk dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan hal tersebut, dirinya melalui komisi yang dibidanginya saat ini menurutnya sedang mengupayakan agar dapat menyelenggarakan pertemuan-pertemuan virtual dengan pemerintah daerah dan pihak-pihak yang berkompeten dibidangnya untuk bersama-sama memecah persoalan bangsa saat ini disamping memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Kita tentu tidak dapat berdiam diri, soal kesehatan, keamanan dan lainnya sudah ada pihak-pihak yang bekerja saat ini, sekarang kita fokus pada pembenahan ekonomi warga yang saat ini sudah begitu banyak yang kesulitan akibat dampak ini," ujarnya.

Apalagi menurutnya dengan kondisi tutupnya beberapa tempat usaha di beberapa wilayah yang mengakibatkan banyak pengangguran saat ini, tentunya membutuhkan peluang-peluang usaha yang baru yang dapat dikembangkan meski di tengah pandemi ini. Meskipun saat ini pemerintah sudah menerbitkan kartu pra kerja namun, kartu tersebut belum juga mampu menangani persoalan ekonomi saat ini, karena masih banyak warga yang tidak dapat terdata karena terkendala administrasi.



Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026