13 pasien COVID-19 di Riau sudah sembuh

id pasien corona sembuh,penanganan corona di riau,COVID-19,virus corona,jubir,indra yovie

13 pasien COVID-19 di Riau sudah sembuh

Polisi melakukan pemeriksaan penumpang bus saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di pintu masuk Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (17/4/2020). (ANTARA FOTO/Rony Muharrman/pras.)

Pekanbaru (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19  Provinsi Riau menyatakan sebanyak 13 pasien positif COVID-19 yang dirawat di wilayah itu telah dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan.

Juru Bicara COVID-19 Riau dr Indra Yovi Sp.P (K) dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Minggu, menyatakan 13 pasien tersebut merupakan jumlah akumulasi warga yang sudah sembuh sejak kasus pertama ditemukan di Riau pada Maret 2020.

Pada akhir pekan ini ada penambahan empat pasien yang sembuh dari infeksi virus SARS-CoV-2 tersebut.

“Kabar baiknya, terdapat penambahan empat pasien positif COVID-19 yang sudah sembuh,” katanya.

Empat pasien yang sembuh pada akhir pekan ini berinisial HN (38) asal Kabupaten Kampar, HMS (43), JB (48), dan AT (33) asal Kota Pekanbaru. Pasien tersebut masih akan diawasi dan masih diminta karantina mandiri.

Meski 13 pasien positif COVID-19 dinyatakan sembuh, namun ia mengatakan jumlah kasus positif COVID-19 di Riau terus bertambah.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, hingga Minggu (26/4) 2020 pagi tercatat ada penambahan dua kasus baru sehingga total ada 38 kasus positif COVID-19.

“Total di Provinsi Riau terdapat 38 kasus positif, dengan rincian 21 pasien dirawat, 13 sehat dan sudah dipulangkan, dan empat meninggal dunia,” katanya.

Penambahan kasus baru adalah pasien ke-37 berinisial N, yang merupakan warga Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Pasien berusia 48 tahun ini merupakan hasil penelusuran (tracing), dan ada kontak erat dari pasien ke-21 yakni EN.

Pasien ke-38 juga ditemukan dari tracing pasien EN. Pasien tersebut berinisial M yang berusia lanjut, yakni 74 tahun.

Pasien tersebut juga warga Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

“Selanjutnya Dinas Kesehatan Provinsi Riau terus melakukan tracing kontak dari pasien N dan M,” demikian Indra Yovie.
 

Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar