Sidang putusan Yayasan Setia Hati Terate dikawal 1.200 personik

id sidang sengketa pengurus yayasan setia hati terate,yayasan setia hati terate,sidang yayasan setia hati terate,PSHT,kapol

Sidang putusan Yayasan Setia Hati Terate dikawal 1.200 personik

Kapolda Jatim Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran (kanan) dan Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah (kiri) usai mempimpin rapat koordinasi kesiapan pengamanan sidang perdata sengketa kepengurusan Yayasan Setia Hati Terate di Madiun, Rabu (17-6-2020). ANTARA/Louis Rika

Madiun (ANTARA) - Sebanyak 1.200 personel dari kepolisian siap mengamankan jalannya sidang gugatan perdata sengketa kepengurusan Yayasan Setia Hati Terate dengan agenda putusan yang akan digelar secara daring di empat lokasi, Kamis (18/6).

"Anggota tersebut berasal dari gabungan polres jajaran, Satuan Brimob Polda, dan Direktorat Samapta Polda," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran sesuai mempimpin rapat koordinasi kesiapan pengamanan sidang perdata sengketa kepengurusan Yayasan Setia Hati Terate di Madiun, Rabu.

Menurut dia, kekuatan tersebut masih ditambah dengan satuan TNI sekitar 700 personel yang siaga. Anggota TNI tersebut merupakan gabungan dari kodim, Batalyon Para Raider 501 Bajrayudha, dan TNI AU dari Lanud Iswahjudi Magetan.

Ia berharap tidak ada pengerahan massa ke Pengadilan Negeri Kota Madiun sehingga jalannya persidangan berjalan lancar.

"Mudah-mudahan jalannya persidangan bisa aman, damai, dan sejuk. Dan yang perlu dicatat, tadi saya sudah melakukan silaturahmi dengan pengurus pencak silat dimaksud dan beliau berkomitmen untuk tidak melakukan pengerahan massa," kata Fadil.

Dalam rapat koordinasi tersebut, kata dia, telah disusun langkah-langkah pengamanan juga plotting personel yang terlibat.

Dalam pengamanan nantinya, pihaknya menekankan kepada polres dan kodim jajaran korwil Madiun untuk melakukan upaya preventif serta berkoordinasi dengan polres perbatasan Polda Jateng guna melakukan penyekatan.

Seluruh anggota juga memastikan area Pengadilan Negeri Kota Madiun dalam keadaan steril sehingga sidang putusan dapat berjalan tertib dan kondusif.

Sementara itu, Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah mendukung dan siap memberikan pengamanan selama jalannya persidangan.

"Jajaran kami Kodam V/Brawijaya mendukung sepenuhnya apa yang sudah direncanakan. Kekuatan yang disiagakan sekitar 700 prajurit TNI," katanya.

Sesuai dengan informasi, sidang perdata dengan agenda putusan atas perkara sengketa kepengurusan Yayasan Setia Hati Terate akan dilakukan secara virtual.

Persidangan dilakukan di beberapa tempat, yakni majelis hakim berada di Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun dan  jaksa di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Madiun.

Sementara itu, tergugat berada di Mapolres Madiun dan penggugat di Mapolres Madiun Kota.

Masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya persidangan, kata dia, dapat melihat melalui tayangan siaran langsung dari kanal Youtube PN Kota Madiun.

"Massa dilarang untuk mendatangi lokasi sidang," katanya menegaskan.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar